Selasa, 04 Agustus 2020 19:31

Donald Trump Ingin Pilpres AS Ditunda, Gedung Putih: Tetap Digelar November

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Donald Trump. (Foto: Getty Images)
Donald Trump. (Foto: Getty Images)

Miller mengatakan, pilpres akan dilakukan pada 3 November walau Presiden Donald Trump menginginkan pemilihan ditunda. Trump sempat mengusulkan menunda pilpres dengan dalih keamanan di tengah pandemi Covid-19.

RAKYATKU.COM - Kepala Staf Gedung Putih, Mark Meadows, menyampaikan pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat akan diadakan pada 3 November 2020 nanti seperti yang telah direncanakan.

Pernyataan ini muncul usai sebelumnya Presiden AS, Donald Trump, mengungkapkan rencana menunda pilpres.

"Kami akan mengadakan pemilihan pada 3 November dan presiden akan menang," kata Meadows kepada CBS's Face the Nation dikutip dari Xinhua.

Baca Juga : 

Pernyataan Meadows digaungkan penasihat kampanye kepresidenan Jason Miller saat wawancara dengan Fox News Sunday.

Miller mengatakan, pilpres akan dilakukan pada 3 November walau Presiden Trump menginginkan pemilihan ditunda.

Trump, Kamis (30/7/2020), sempat mengusulkan menunda pilpres dengan dalih keamanan di tengah pandemi Covid-19.

"Tunda pemilu hingga semua orang dapat memilih secara layak dan aman?," cuit Trump melalui Twitter.

Trump mengutarakan usulan itu saat sejumlah pihak membahas kemungkinan rencana menggelar pemilu dengan sistem mail-in.

Sistem ini membuat warga menerima kertas suara yang dikirimkan langsung ke alamat tempat tinggal. Mereka hanya perlu mengisi surat suara dan mengirimkannya kembali ke pihak berwenang.

#Pilpres AS #Donald Trump #Amerika Serikat