Senin, 06 Juli 2020 20:44

Polres Jeneponto Proses Hukum Pembongkar Peti Jenazah Korban Covid-19

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kapolres Jeneponto, AKBP Ferdiansyah (Foto: Samsul Lallo).
Kapolres Jeneponto, AKBP Ferdiansyah (Foto: Samsul Lallo).

Polres Jeneponto terus memburu terduga pelaku pembongkaran peti mayat berisi jenazah korban Covid-19. 

RAKYATKU.COM,JENEPONTO -- Polres Jeneponto terus memburu terduga pelaku pembongkaran peti mayat berisi jenazah korban Covid-19. 

Pengambilan paksa jenazah inisial S (56) yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Tim Gerak Cepat (TGC) dilakukan oknum warga di Kampungberu. 

Kapolres Jeneponto, AKBP Ferdiansyah mengatakan sudah perintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku yang membongkar peti jenazah Covid-19.

"Nanti kita proses sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Namun yang jelasnya sudah kita perintahkan anggota melakukan penyelidikan," ujarnya, Senin (6/7/2020).

Mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulawesi Selatan itu, menegaskan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi yang ada di lokasi untuk mengetahui peran masing-masing.

"Untuk sementara, ada tujuh saksi yang akan diperiksa, untuk mengetahui peranannya, mengambil peti jenazah maupun yang memandikan dan memakamkan," terangnya.

Selain itu ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak bisa dipertanggunjawabkan kebenarannya.

"Jangan mudah percaya dengan berita-berita hoax terkait Covid. Upaya- upaya pencegahan dan penanganan pasien Covid yang dilakukan oleh petugas kepolisian dan TGC untuk melindungi warga yang lebih luas," imbuhnya.

Ia menambahkan, sebaiknya masyarakat dalam beraktivitas tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19 agar penyebaran virus tidak tambah meluas. 

"Mari sama-sama mencegah penularan Covid agar tidak semakin bertambah," harapnya. 

Sebelumnya beredar video di media sosial terkait aksi pihak keluarga mengadang dan membongkar peti jenazah Covid-19 di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.