Senin, 27 April 2020 10:01

Bukan Corona, Pemudik yang Tergeletak di Pinggir Jalan Sempat Bilang Begini kepada Sopir

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemudik yang tergeletak di pinggir jalan raya Purbalingga.
Pemudik yang tergeletak di pinggir jalan raya Purbalingga.

Perempuan itu tergeletak di pinggir jalan. Kepalanya nyungsep ke pagar hidup. Sebuah tas kecil melingkar di pinggangnya.

RAKYATKU.COM - Perempuan itu tergeletak di pinggir jalan. Kepalanya nyungsep ke pagar hidup. Sebuah tas kecil melingkar di pinggangnya.

Perempuan itu terbaring di jalan raya Kutasari, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (26/4/2020). Dia baru saja turun dari mobil rental yang membawanya dari wilayah Jabodetabek.

Polisi langsung mencari identitas travel dan sopirnya. Akhirnya diketahui mobil itu dikemudikan KM. Warga Desa Bojong, Kecamatan Mrebet, Purbalingga. 

KM dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi. Sempat berkembang informasi bahwa dia menurunkan paksa penumpangnya di jalan. Namun, dia membantah.

Kapolsek Kutasari, AKP Agus Amjat Purnomo menjelaskan, mobil travel itu sempat dihentikan warga. Diarahkan ke puskesmas untuk mengecek kesehatan penumpang.

Namun, penumpang perempuan berinisial YT itu menolak. Dia memilih turun di tepi jalan. Kepada sopir, YT bilang bahwa ada keluarga yang akan menjemputnya.

KM bilang, saat diturunkan, YT tidak menunjukkan gejala apapun. Dia tidak tahu, setelah mobilnya berlalu, perempuan itu dilaporkan sesak napas kemudian tergeletak di pinggir jalan.
 
Perempuan berusia 57 tahun itu diketahui warga Desa Sumingkir, Kutasari, Purbalingga. Dia menumpang mobil travel bersama sembilan penumpang lainnya. Mereka dijemput dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. 

Mereka hendak pulang ke tiga wilayah yakni Purwokerto, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Haning Wikantono menjelaskan, warga tak berani menolong karena disangka terinfeksi virus corona.

Tak lama kemudian, petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap turun dan menolong YT. Lalu, dibawa dengan ambulans ke RS Siaga Media. 

Hanung memastikan, gejala sesak napas yang dialami YT tak berkaitan dengan virus corona atau Covid-19. 

"Itu sesak napas dan ada riwayat asma, saat ini kondisinya stabil," ujar dia.