Selasa, 21 April 2020 21:29

Sudah Nangis-Nangis Minta Istrinya Tak Digoda, Honorer Ini Akhirnya Tusuk Teman Kantor hingga Tewas

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pramos alias Amos
Pramos alias Amos

Pramos alias Amos (41) sebenarnya cukup sabar. Istrinya digoda teman sekantor, malah dia yang menangis-nangis.

RAKYATKU.COM - Pramos alias Amos (41) sebenarnya cukup sabar. Istrinya digoda teman sekantor, malah dia yang menangis-nangis.

"Saya sudah memohon agar tidak mengganggu istri saya sambil menangis. Tapi tetap dia lakukan," kata Amos di Polsek Ilir Timur 1 Palembang, Selasa (21/4/2020).

Amos adalah pegawai honorer Badan Pengawasan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Sumatera Selatan. Istrinya juga bekerja di situ. Sama-sama honorer.

Sejak Desember 2019, Amos melihat gelagat kurang baik dari rekannya, AYM (33). Dia juga pegawai berstatus honorer di BPKAD. Ceritanya, mereka bertiga teman sekantor.  

Beberapa bulan terakhir, AYM sering menggoda istrinya. Baik secara langsung di kantor maupun lewat pesan WhatsApp. Amos sudah memperingatkan temannya itu dengan baik-baik. Namun, tak digubris.

Belakangan korban sempat mengirimkan gambar porno ke handphone istrinya. Itu membuat Amos hilang kesabaran. 

"Korban bilang susah menjauhi istri saya karena satu kantor," ujar pelaku kepada polisi. 

Akhirnya pada pukul 11.00 WIB, Amos pulang ke rumah dan mengambil sebilah pisau. Satu jam kemudian dia kembali ke kantor. 

Dia sempat mengintai korban lewat CCTV kantor. Saat kantor dalam keadaan sepi, tersangka langsung menusuk korban sebanyak empat kali. AYM akhirnya tewas di tempat.

Usai menusuk korban, Amos langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Tersangka kesal, karena sudah berupaya dua kali minta maaf agar korban menjauhi istrinya tapi tetap digoda. Sehingga tersangka merencanakan membunuh korban," jelas Kapolsek Ilir Timur I, Kompol Deni Triana. 

Akibat perbuatannya tersebut, Amos pun diancam dikenakan pasal 340KUHP tentang pembunuhan.