RAKYATKU.COM - Pria berewok ini bernama Driton Kameri. Masih muda. Usianya 33 tahun. Dia salah satu tukang cukur terkenal di Pristina, Kosovo.
Kreativitasnya membuat dia bisa bertahan di tengah wabah virus corona. Tidak seperti banyak tukang cukur yang harus kehilangan pelanggan. Semua karena takut terinfeksi virus corona.
Dengan menerapkan protokol kesehatan, Driton Kameri memberi pengalaman baru kepada pelanggannya. Bukan hanya bisa dicukur, tetapi juga dijamin aman dari infeksi virus corona.
Dahlan Iskan, mantan menteri BUMN, juga menyarankan gaya serupa kepada tukang cukur di Indonesia. Wabah corona telah membuat bisnis berganti gaya.
"Tukang-tukang cukur, belilah APD (alat pelindung diri). Promosikan gaya cukur baru Anda dengan pakaian APD. Minggu depan ini rambut bapak-bapak sudah pada panjang serentak," kata Dahlan dalam catatan disway.id berjudul "Covid Apalagi".
"Bikinlah kios cukur terbuka. Di bawah pohon. Dengan pakaian APD Anda, Anda memang kepanasan. Berpeluhan. Tapi bapak-bapak akan lebih senang cukur di bawah pohon. Daripada di ruang salon yang ber-AC yang mencurigakan. Saya mau jadi yang orang yang pertama cukur di bawah pohon itu. Begitu rambut saya lebih panjang terasa lebih banyak putihnya," lanjut mantan bos Jawa Pos tersebut.
Jadi? Silakan dilihat gaya Driton Kameri berikut ini:




