Sabtu, 11 April 2020 23:04

Ponselnya Dipenuhi Ucapan Duka, Pasien yang Sembuh dari Corona Ini Terpaksa Ganti HP

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Aswiliarti (kiri)
Aswiliarti (kiri)

Hari itu, ponsel Aswiliarti (44) tak henti bergetar. Pesan silih berganti masuk. Bertepatan saat dia "divonis" positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

RAKYATKU.COM - Hari itu, ponsel Aswiliarti (44) tak henti bergetar. Pesan silih berganti masuk. Bertepatan saat dia "divonis" positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Vonis positif corona itu sudah bikin dia berdebar-debar. Masuk lagi pesan-pesan horor di ponselnya. Ucapan duka cita dari orang-orang yang pernah mengenalnya.

"Saat itu, ponsel daya tidak kunjung berhenti menerima pesan duka ikut berbelasungkawa. Saya jadi terkejut, kenapa dikabarkan meninggal dunia," cerita Willy, sapaan akrabnya.

Lama-lama, dia tak tahan juga. Saat itu, dia justru butuh semangat untuk melawan virus corona yang menggerogoti tubuhnya.

"Akhirnya saya ganti nomor handphone baru. Hanya keluarga dekat yang tahu," tambahnya.

Willy berasal dari Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Perempuan 44 tahun itu kini telah sembuh dari virus Covid-19. Dia sempat dirawat di ruang isolasi RSUP M Djamil Padang. 

Sebelum dinyatakan sembuh, beredar kabar bahwa dia meninggal dunia. Beruntung, Willy bisa mengelola kabar horor itu menjadi positif.

Pesan-pesan duka itu justru dijadikan sebagai penyemangat. Ia bertekad sembuh untuk dapat bertemu kembali dengan orang-orang di sekitarnya. Termasuk para pengirim pesan duka itu.

Willy rajin meminum obat dan vitamin untuk mendongkrak imunnya. Ia juga mendapatkan suntikan semangat dari cleaning service rumah sakit hingga bupati Pesisir Selatan.

"Semangat-semangat itulah yang membuat saya terus termotivasi," kata dia.

Willy diduga terinfeksi Covid-19 saat mengikuti pelatihan kesehatan pada 1-13 Maret 2020 di Padang. Kesehatan menurun sepulang dari pelatihan itu. 

Willy yang masuk tim akreditasi puskesmas di Pesisir Selatan sempat bertemu pasien 02, 03, dan 04. Ketiganya sama sama bertugas di Dinas Kesehatan Pesisir Selatan.

"Alhamdulillah, suami dan anak saya negatif setelah diperiksa. Tapi sedih juga ada beberapa rekan positif," kata Willy seperti dikutip dari Kompas.com.