Jumat, 10 April 2020 17:18

Putar Balik karena Takut Sweeping, Pengendara Dua Motor yang Bertabrakan di Wajo Ternyata Keluarga

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muh Yusuf.
Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muh Yusuf.

Maksudnya cari selamat, pemuda Wajo bernama Sandi (25) malah celaka. Motor yang dia kendarai bertabrakan dengan motor lain, Jumat pagi (10/4/2020).

RAKYATKU.COM - Maksudnya cari selamat, pemuda Wajo bernama Sandi (25) malah celaka. Motor yang dia kendarai bertabrakan dengan motor lain, Jumat pagi (10/4/2020).

Peristiwa itu terjadi jalan poros Sidrap-Wajo. Tepatnya di Desa Kalola, Kecamatan Maniangpajo. Sekitar pukul 11.00 wita.

Sandi warga Desa Bila, Tanrutedong, Kabupaten Sidrap. Dia datang dari arah Sidrap hendak masuk Wajo. Motornya melaju dengan kecepatan tinggi.

Tiba-tiba dia melihat banyak polisi di perbatasan. Polisi dari Polres Wajo menghentikan seluruh kendaraan dalam rangka mencegah virus corona.

Takut kena razia, Sandi langsung mengerem mendadak. Dengan cepat dia memutar balik lalu tancap gas. Dia tak sempat menoleh. Sepeda motor lain datang dari Sidrap. Tabrakan tak terhindarkan.

Motor kedua jenis Yamaha MX. Dikendarai Muslimin (50), warga Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo. Muslimin dan Sandi sama-sama terjatuh ke aspal. Kendaraan mereka rusak.

Saat terjatuh, Sandi berusaha bangkit. Berusaha melarikan diri. Namun, polisi langsung mengamankannya. Melakukan penggeledahan. 

"Selanjutnya dia dan barang bukti sepeda motor dibawa ke  Polsek Maniangpajo," kata Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf.

Belakangan diketahui Sandi dan Muslimin ada hubungan keluarga. Mereka sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan. Kedua motor pun sudah dikembalikan kepada pemiliknya. (Rasyid/Rakyatku.com)