RAKYATKU.COM,BARRU - Pemerintah Kabupaten Barru di bawah kepemimpinan Suardi Saleh-Nasruddin AM tak pernah berhenti melindungi warga dari penyebaran virus corona.
Demi memaksimalkan upaya menangani wabah yang kini sudah meninfeksi 66 orang di Sulsel, Pemkab Barru kembali memasang chamber sanitazion box atau bilik disinfektan di sejumlah pasar tradisional dan RSUD.
Untuk langkah awal, ada lima bilik disinfektan yang disiapkan Pemkab Barru melalui Dinas Kesehatan. Masing-masing ditempatkan di Pasar Mattirowalie, Pasar Pekkae, Pasar Takkalasi, dan RSUD Barru.
Bagi pedagang maupun pengunjung, diharuskan melewati bilik disinfektan tersebut sebelum masuk ke pasar. Termasuk bagi pengunjung atau warga yang ingin berobat di RSUD Barru.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Barru, dr Amis Rivai mengatakan, pengoperasian bilik disinfektan ini sudah dilakukan di beberapa pasar, seperti di Pasar Mattirowalie, Kamis (2/4/2020).
"Saat ini ada lima yang diadakan pemerintah daerah dengan pengoperasian dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar dan UPTD Pasar," kata Amis yang juga kepala Dinas Kesehatan Barru.
Menurut dia, penempatan bilik disinfektan yang menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Barru dilakukan demi menghindari dan mengurangi penularan corona. Mengingat, aktivitas di pasar tergolong ramai.
Selain menempatkan bilik disinfektan, Pemkab Barru sudah mengeluarkan kebijakan membatasi jam operasional setiap pasar untuk sementara waktu. Jadwal pasar di setiap kecamatan sudah diatur ulang Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Barru.
Di berbagai kesempatan, Bupati Barru Suardi Saleh, mengingatkan, meski pasar sudah dibatasi waktu operasionalnya, namun pihaknya tetap mengimbau para pedagang dan pengunjung untuk menghindari kontak fisik, serta selalu menjaga jarak. Begitu pun menerapkan pola hidup sehat, seperti rajin cuci tangan.
"Pasar sebagai salah satu tempat kebutuhan masyarakat tetap akan diselenggarakan dengan catatan, transaksi yang ada, itu dilakukan tanpa kontak fisik dan selalu menjaga jarak," imbau Suardi Saleh.
Seperti diberitakan, di samping pemasangan bilik disinfektan, Pemkab Barru juga sudah mengerahkan delapan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah wilayah di Barru.
