Minggu, 22 Maret 2020 23:38

Hasil Rapat dengan Bupati Barru, PLTU Sepakat Liburkan Pekerjanya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Manajemen PLTU Bawasaloe memenuhi permintaan Bupati Barru, Suardi Saleh. Mereka bersedia meliburkan pekerja hingga beberapa hari ke depan.
Manajemen PLTU Bawasaloe memenuhi permintaan Bupati Barru, Suardi Saleh. Mereka bersedia meliburkan pekerja hingga beberapa hari ke depan.

Manajemen PLTU Bawasaloe memenuhi permintaan Bupati Barru, Suardi Saleh. Mereka bersedia meliburkan pekerja hingga beberapa hari ke depan.

RAKYATKU.COM,BARRU - Manajemen PLTU Bawasaloe memenuhi permintaan Bupati Barru, Suardi Saleh. Mereka bersedia meliburkan pekerja hingga beberapa hari ke depan.

Keputusan diambil saat rapat bersama bupati, Minggu (22/3/2020). Turut hadir pelaksana harian Sekda, Abustan dan manajemen PLTU Bawasaloe. Mereka antara lain General Manager PLN UIP Sulsel, Putu Riase dan Manajer PLTU Bawasaloe, Ibnu Agus. Juga hadir camat se-Kabupaten Barru.

Manajemen sepakat meliburkan para pekerja konstruksi di PLTU. Sedangkan pekerja primer di Barru I dan Barru II tetap masuk kerja dengan sistem antar jemput yang difasilitasi perusahaan.

Mereka tetap diisolasi. Tidak melakukan kontak dengan orang luar. 

Aktivitas bongkar muat pelabuhan untuk bahan bakar batubaru bagi PLTU Bawasaloe juga dilakukan upaya khusus. Tidak memberikan akses orang di kapal untuk turun.

"Setelah rapat dengan direktur (PT PLN), kami putuskan mengikuti permintaan Bapak Bupati untuk meliburkan (pekerja konstruksi)," kata Putu Riase di ruang kerja bupati Barru.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi PLTU. Termasuk akan memberikan pemahaman kepada para pekerjanya mengenai kebijakan yang diambil untuk meliburkan sementara.

Salah seorang pekerjanya berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dia sempat berinteraksi dengan pasien positif corona yang meninggal di Makassar 15 Maret lalu.

Bersama Pemkab Barru, PLTU juga akan melakukan pemantauan secara berantai. Mengingat ada kurang lebih 1.400 pekerja konstruksi yang sedang beraktivitas. Lalu, 456 tercatat sebagai pekerja di PLTU.

Manajer PLTU Bawasaloe, Ibnu Agus menambahkan, khusus di Labungnge, ada 37 warga yang bekerja di PLTU. Termasuk salah satunya adalah warga yang sedang dalam status ODP.

"Kita istirahatkan total dan akan dilakukan screening ulang," sambungnya.

Bupati Barru Suardi Saleh menyampaikan terima kasih kepada manajemen PLTU dan PLN yang bisa memahami langkah yang dilakukan Pemkab Barru sekaitan pencegahan penyebaran virus corona.

"Penanganan yang dilakukan Pemkab yakni screening terhadap penghuni rumah. Kemudian melakukan disinfektan di rumah tersebut dan sekitarnya. Di Labungnge kita isolasi, dan pekerja diliburkan sepanjang masa inkubasi (14 hari)," terang Suardi Saleh.

Ia menguraikan, di Dusun Labungnge agak mudah dilakukan isolasi. Sebab berada di ujung wilayah, sehingga keluar-masuknya mudah ditutup dan dipantau.