RAKYATKU.COM - Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis tertanggal Kamis (19/3/2020). Ternyata hingga dua hari kemudian, informasinya belum diketahui jajaran.
Buktinya, Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Royke Lumowa masih menggelar gowes bareng atau sepeda santai. Melibatkan banyak orang.
Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut ikut hadir dalam acara itu.
Kontan kegiatan itu jadi bulan-bulanan kritik. Presiden Jokowi dan Kapolri sudah mengimbau warga tinggal di rumah dan menghindari kerumunan. Justru pejabat melanggarnya.
"Miris saya melihat paradoks antara imbauan dengan kenyataan. Gimana masyarakat akan patuh jika para pemimpinnya tidak memberi contoh??? Bagaimana perasaan tenaga medis dan para medis yang lagi berhadapan dgn Pandemi Virus ini?" tulis pemilik akun Facebook, Ricky C Sondakh
"Bagaimana dengan jemat gereja yg besok tidak bisa beribadah di gereja, diimbau di rumah saja, dan masyarakat disuruh di rumah saja sedangkan para pejabat bersepeda santai bergerombok??? Bingung saya," lanjutnya.
Setelah mendapat kritik keras, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast akhirnya memberi keterangan. Dia beralasan, pihaknya telah menerima maklumat tersebut.
"Acaranya pagi. Saat itu belum menerima (maklumat Kapolri)," kata Jules.
"Tentunya Pak Kapolda dan seluruh personel Polda Sulut akan mematuhi perintah Bapak Kapolri, untuk mendukung pemerintah mencegah penyebaran COVID-19," tegas Jules.
