Sabtu, 21 Maret 2020 22:28

Biaya Tes Virus Corona yang Viral Disebut Baru Draf, Mengapa RS Unair Rahasiakan Tarif Resmi?

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Biaya Tes Virus Corona yang Viral Disebut Baru Draf, Mengapa RS Unair Rahasiakan Tarif Resmi?

"Untuk masalah seperti ini masih saja harus menggunakan uang?" Itu suara hati sebagian warga di tengah wabah virus corona.

RAKYATKU.COM - "Untuk masalah seperti ini masih saja harus menggunakan uang?" Itu suara hati sebagian warga di tengah wabah virus corona.

"Bagaimana jika corona terjadi pada rakyat kurang mampu? Harga-harga tersebut sangat lah fantastic. Kenapa pemeriksaan Covid-19 tidak digratiskan?" komentar pemilik akun @elvzyx.

Dia menanggapi postingan daftar biaya pemeriksaan virus corona di RS Unair, Surabaya. Dalam daftar tersebut, tarif termurah Rp540 ribu. Termahal Rp2,7 juta.

Paket termurah disebut Paket D. Biaya Rp540 ribu itu hanya untuk pendaftaran dan konsultasi dokter spesialis.

Sementara paket lengkap bertarif Rp2.775.600 meliputi pelayanan pendaftaran, konsultasi dokter spesialis, swab PCR Covid-19, DL, hingga X-Ray.

Daftar tarif pemeriksaan Covid-19 itu jadi viral di media sosial. Banyak warga mengira gratis. Biayanya ditanggung pemerintah. Maklum, ini wabah dunia yang juga menjadi bencana nasional.

"Jujur saja saya tidak mau membandingkan negara kita dengan yang lain. Tapi coba lihat negara lain deh. Di saat masalah besar seperti ini, mereka tidak memikirkan uang tetapi keselamatan warga sekitar," lanjut @elvzyx.

Tim Satgas Virus Corona Rumah Sakit Universitas Airlangga (Unair), Alfian Nur Rosyid mengklarifikasi daftar tarif yang viral itu.

"Itu masih draf. Belum disetujui sama pimpinan. Jadi ada sekretaris kirim surat itu atau gimana, terus menyebar," kata Alfian. 

Dia mengakui sudah ada surat pembaruan terkait biaya pemeriksaan virus corona. Namun, dia enggan membeberkan biaya pemeriksaannya. 

Alfian mengatakan, pemerintah hanya menanggung pasien dengan status orang dalam pemantauan (ODP) serta pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah ditetapkan tim medis. 

Sementara masyarakat yang menginginkan pemeriksaan Covid-19 atas permintaan sendiri diberlakukan tarif sesuai dengan ketentuan RS Unair.