Sabtu, 21 Maret 2020 21:43

Tolak Dites Walau Sempat Kontak Dua Pasien Covid-19, Alasan Lewis Hamilton Bikin Dokter Menyerah

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Momen pertemuan Lewis Hamilton dengan Idris Elba dan Sophie Trudeau.
Momen pertemuan Lewis Hamilton dengan Idris Elba dan Sophie Trudeau.

Pembalap Formula 1 (F1), Lewis Hamilton ngotot menolak tes virus corona. Dia bilang, banyak orang yang lebih membutuhkan dibandingkan dirinya.

RAKYATKU.COM - Pembalap Formula 1 (F1), Lewis Hamilton ngotot menolak tes virus corona. Dia bilang, banyak orang yang lebih membutuhkan dibandingkan dirinya.

Hamilton diminta menjalani tes karena sempat bertemu Idris Elba dan Sophie Trudeau. Keduanya dinyatakan positif menderita virus corona.

"Hai teman-teman. Saya harap kalian semua tetap positif dan tetap sibuk dan sehat," sapa Hamilton di media sosial, Sabtu pagi (21/3/2020).

"Ada beberapa spekulasi tentang kesehatan saya, setelah saya berada di sebuah acara di mana dua orang kemudian dinyatakan positif virus corona. Saya ingin memberi tahu Anda bahwa saya baik-baik saja, merasa sehat dan berolahraga dua kali sehari," lanjutnya. 

"Aku tidak memiliki gejala. Sekarang sudah 17 hari sejak aku bertemu Sophie dan Idris. Saya telah menghubungi Idris dan senang mendengar dia baik-baik saja," tambah pembalap asal Inggris itu.

Dia mengaku sudah berkonsultasi dengan dokter. Ada sejumlah tes yang tersedia. Namun, Hamilton mengatakan, ada orang lain yang lebih membutuhkannya dibanding dirinya. Apalagi, dia tidak memiliki gejala sama sekali.

"Jadi yang saya lakukan adalah menjaga diri saya terisolasi pekan lalu. Sebenarnya sejak latihan dibatalkan Jumat lalu, saya sudah menjaga jarak dari orang-orang," kata pria yang mengoleksi enam gelar juara dunia itu. 

Aktor Elba dan Trudeau, istri perdana menteri Kanada, dinyatakan positif Covid-19 awal pekan ini. 

Hamilton bertemu pasangan itu di sebuah acara di London pada 4 Maret. Sebelum terbang ke Melbourne untuk balapan pertama musim Formula 1 yang dibatalkan Jumat pagi lalu.

"Hal terpenting yang dapat dilakukan setiap orang adalah tetap positif. Menjauhkan diri dari jarak sosial sebaik mungkin. Mengasingkan diri jika perlu, dan secara teratur mencuci tangan dengan sabun dan air selama setidaknya 20 detik," saran Hamilton.