Kamis, 19 Maret 2020 21:21

Rahasiakan Usia Pasien Kedua, Gubernur Sulsel: Minta Keluar RS Katanya Pengen Makan Konro

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah jelang konferensi pers di kediamannya, Kamis (19/3/2020).
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah jelang konferensi pers di kediamannya, Kamis (19/3/2020).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sudah duduk di sofa Kamis petang (19/3/2020). Seluruh kamera sudah mengarah ke wajahnya saat azan magrib terdengar.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sudah duduk di sofa Kamis petang (19/3/2020). Seluruh kamera sudah mengarah ke wajahnya saat azan magrib terdengar.

Nurdin tak langsung memulai konferensi pers yang digelar di kediaman pribadinya. Kompleks perumahan dosen Unhas, Tamalanrea, Makassar.

Didampingi stafnya, dia tampak mengutak atik iPad. Sambil melewatkan suara azan. Konferensi pers baru dimulai setelah azan selesai.

Petang itu, Nurdin Abdullah mengenakan kemeja putih dipadu celana biru. Mantan bupati Bantaeng itu menggunakan sandal dan kaus kaki putih. 

"Jadi tadi sore kita mendapatkan hasil dari Kemenkes. Ada dua orang positif terinfeksi Covid-19 di Sulawesi Selatan," tuturnya sambil melihat iPad di tangannya. 

Dia mengatakan, pasien pertama baru kembali dari umrah pada 5 Maret 2020. Diidentifikasi sebagai Covid 285. Sepekan kemudian mengalami keluhan diare dan batuk. Kemudian dirawat di Rumah Sakit Siloam dengan keluhan demam dan sesak. Foto thorax menunjukkan pneumonia di kedua paru-paru. 

"Pasien sudah meninggal pada 15 Maret 2020, tetapi hari ini baru keluar hasil dari Kemenkes. Jadi sudah meninggal baru keluar hasilnya," tambah Nurdin. 

Pasien Covid 285 itu disebut berusia 55 tahun.

Sementara pasien kedua diidentifikasi sebagai Covid 286. Pernah mengalami kontak dengan penderita Covid-19. Dia masuk rumah sakit dengan keluhan demam dan batuk.

Pemeriksaan rontgen menunjukkan menderita pneumonia. Juga sempat dilakukan pengambilan sampel swab. 

"Kondisi sudah mulai membaik. Sekarang dirawat di Rumah Sakit Wahidin. Jenis kelamin laki-laki," ujarnya. 

Anehnya, Nurdin merahasiakan usia pasien kedua tersebut. "Umurnya? Aduh pertanyaan menjebak ini," katanya. 

Saat ini, keluarga pasien yang meninggal telah diisolasi di rumahnya untuk mencegah penyebaran.

Sementara pasien yang sudah mulai membaik belum disampaikan hasilnya laboratorium. Dia belum diberi tahu positif virus corona.

"Kita belum sampaikan. Nanti dia sakit lagi. Nah sementara beberapa hari yang lalu sudah ingin keluar rumah sakit namun belum diizinkan oleh dokter yang merawat," tuturnya. 

"Minta keluar, katanya pengen makan konro," tambah Nurdin. 

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengimbau seluruh masyarakat Sulsel agar mematuhi arahan pemerintah. Semakimal mungkin melakukan proses sosial distancing. Mengurangi aktivitas di luar rumah dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat.