Senin, 16 Maret 2020 22:50

PM Spanyol Sebut Negaranya Akan 'Dikunci' di Tengah Pandemi Virus Corona

Andi Chaerul Fadli
Konten Redaksi Rakyatku.Com
PM Spanyol Sebut Negaranya Akan 'Dikunci' di Tengah Pandemi Virus Corona

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan negaranya akan dikunci sebagian di tengah krisis coronavirus yang berkelanjutan.

RAKYATKU.COM - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan negaranya akan dikunci sebagian di tengah krisis coronavirus yang berkelanjutan.

Dia mengatakan, semua toko dan acara hiburan di negara itu akan ditangguhkan, dengan pengecualian kebutuhan dasar, seperti makanan, dikutip dari Daily Star, Senin (16/3/2020).

Langkah-langkah darurat negara datang tidak lama setelah Prancis mengumumkan akan dikunci dengan bisnis yang akan ditutup pada tengah malam.

Kuncian itu diperkenalkan dalam upaya panik untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Spanyol adalah negara yang terkena dampak terburuk kedua di Eropa setelah Italia, dengan 191 kematian dan 6.056 infeksi virus corona.

 

Prancis, seperti Spanyol, juga akan memesan restoran, kafe, dan tempat hiburan untuk menutup pintu mereka.

PM Philippe bahwa pengecualian pada larangan toko akan mencakup toko makanan, apotek dan pompa bensin.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol akan mengendalikan semua pasukan polisi, termasuk yang lokal dan regional, di bawah darurat 15 hari, dan angkatan bersenjata akan siaga untuk membantu jika diperlukan.

Pemimpin oposisi utama Pablo Casado mengatakan pemerintah terlalu lambat untuk bereaksi untuk membatasi dampak dan menahan penyebaran virus corona.