Jumat, 13 Maret 2020 18:59

Tepis Gabung PDIP, Wabup Jeneponto Cerita Keberhasilannya Menangkan Gerindra dan Prabowo

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir
Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir

Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir membantah, gabung di Partai PDIP, menurutnya mereka hadir hanya memenuhi undangan di hotel claro jl Andi Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir membantah, gabung di Partai PDIP, menurutnya mereka hadir hanya memenuhi undangan di hotel claro jl Andi Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan.

"Saya kemarin hadir untuk memenuhi undangan saja. Tidak ada pembicaraan yang lain. Namun kalau memang banyak kita dengar isu yang mengatakan bahwa banyak dilirik ya mungkin wajar lah," ujar Paris Yasir kepada Rakyatku.com, Jumat (13/3/2020).

Paris lantas bercerita keberhasilannya memenangkan Partai Gerindra di Jeneponto. Juga kemenangan Prabowo Subianto dalam dua kali pemilihan presiden (Pilpres) berturut-turut. Persentasenya pun tertinggi di Sulawesi Selatan.

Dia bilang, tidak mudah menjadikan partai dari nol kursi menjadi empat kursi di DPRD. Tidak hanya itu, Gerindra mampu mendudukkan kadernya sebagai wakil bupati dan ketua DPRD. 

Menurutnya, wajar jika banyak partai yang melirik dirinya. Apalagi dengan prestasi yang ditunjukkan selama menjabat ketua DPC Partai Gerindra Jeneponto.

Namun, dia memastikan belum tertarik bergabung ke parpol lain. Termasuk PDI Perjuangan.

"Saya ingin konsentrasi untuk memimpin Jeneponto bersama bapak Haji Iksan Iskandar selama lima tahun ke depan. Saya pertegas, tidak ada pembicaraan (bergabung) itu. Murni kemarin undangannya selaku wakil bupati Jeneponto," katanya.

Sementara pencopotannya selaku ketua Partai Gerindra Jeneponto, Paris mengaku menerima dengan lapang dada.

"Harus memang memberikan tongkat estafet ke kader yang lain. Mungkin jauh lebih bagus daripada saya. Di masa saya dari nol menjadi empat. Empat menjadi wakil ketua DPRD. Dua tahun kemudian mengusung menjadi calon, kader Gerindra menjadi wakil bupati," tuturnya.

Pada Pemilu 2019, Gerindra meraih tujuh kursi di DPRD Jeneponto. Sekaligus merebut kursi ketua yang selama ini dipegang Golkar dan Demokrat. 

"Itu sebuah kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholder yang ada. Seluruh anggota partai. Seluruh caleg yang ada di Partai Gerindra," tutup Paris.