Minggu, 12 Januari 2020 14:28

Curah Hujan Tinggi, Wawali dan Sekda Parepare Pantau Wilayah Rawan Banjir

Al Khoriah Etiek Nugraha
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi banjir di kota Parepare. Int.
Ilustrasi banjir di kota Parepare. Int.

Sepanjang Sabtu (11/01/2020), intensitas curah hujan yang tinggi, membuat jajaran Pemerintah Kota Parepare turun melakukan pemantauan langsung.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Sepanjang Sabtu (11/01/2020), intensitas curah hujan yang tinggi, membuat jajaran Pemerintah Kota Parepare turun melakukan pemantauan langsung.

Titik rawan dan sarana vital menjadi pantauan jajaran Pemkot Parepare. Termasuk keamanan dan keselamatan warga menjadi perhatian utama.

Sekda Kota Parepare, sekaligus Ex Officio Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parepare, H Iwan Asaad saat turun memantau situasi Parepare Sabtu (11/1/2020) malam.

"Sejumlah titik dikabarkan terendam air akibat intensitas curah hujan yang tinggi, kami langsung bergerak turun memantau kondisi warga," ucap Iwan Asaad.

Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim juga ikut turun memantau kondisi terkini di Sungai Jawi-jawi. Air Sungai Jawi-jawi dikhawatirkan meluap menyusul intensitas hujan yang tinggi sepanjang hari.

 

"Luapan air selokan yang masuk di salah satu ruangan di RSUD Andi Makkasau tadi sudah tertangani. Sudah terkendali. Sumbatannya sudah ditangani," kata Iwan Asaad.

Pasca memastikan situasi RSUD sudah bertangani baik, Iwan Asaad bergerak ke titik rawan dan sarana vital lainnya, salah satunya Sungai Jawi-jawi.

Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim juga ikut turun memantau kondisi terkini Sungai Jawi-jawi. Air Sungai Jawi-jawi dikhawatirkan meluap menyusul intensitas hujan yang tinggi sepanjang hari.

Kepala Dinas Kominfo Parepare, HM Iskandar Nusu mengungkapkan, kondisi terakhir Sungai Jawi-jawi, air berada di bawah 1 meter dari jembatan. Pak Wawali dan Pak Sekda juga turun memantau Sungai Jawi-jawi untuk memastikan situasi aman dan terkendali, terang Ketua Karang Taruna (KT) Parepare ini.

Iskandar Nusu yang juga Plt Kepala Dinas Perhubungan Parepare mengaku, sejak siang hingga malam hari memantau kondisi beberapa titik rawan, seperti kawasan pantai, sungai, pusat kota yang potensi banjir aku . Arus lalu lintas normal, ungkap Iskandar.