Senin, 03 Februari 2020 18:00

"Aku Merindukanmu Bu," Bocah 8 Tahun Tewas Setelah Dipaksa Ayah yang Perwira Polisi Tidur di Garasi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Tommy Valva pergi dengan tragis. Bocah 8 tahun itu meninggal kedinginan setelah dipaksa ayah tidur di garasi.

RAKYATKU.COM - Tommy Valva pergi dengan tragis. Bocah 8 tahun itu meninggal kedinginan setelah dipaksa ayah tidur di garasi.

Dua tahun Tommy menderita. Dia kerap datang ke sekolah meminta makanan. Dia bilang kelaparan.

"Tidak jarang dia makan makanan dari tempat sampah," kata seorang penelepon pada Maret 2019.

Penelepon itu mengabarkan betapa banyak anak-anak seperti Tommy yang menderita. Tidak mendapat perhatian orang tuanya.

Telepon lain melaporkan bahwa ayah anak laki-laki itu memaksa setidaknya satu anak untuk tidur di garasi. Anak itu, kata si penelepon, tiba di sekolah dengan pakaiannya yang dibasahi air seni. Gemetaran karena kedinginan.

Seorang ibu sempat memposting video di media sosial. Dia mengungkap anaknya yang tinggal bersama ayah mereka dan tunangannya di Center Moriches, Long Island.

 

"Ayah berkata kepadaku bahwa aku tidak bisa mendengarkanmu dan aku tidak bisa memelukmu dan aku tidak bisa mengatakan, 'Aku mencintaimu, Bu' dan 'Aku merindukanmu, Bu'," katanya dalam sebuah klip.

"Mengapa?" ibunya bertanya.

"Ayah akan menempatkanku di luar," jawabnya.

Upaya untuk menjaga anak laki-laki itu tetap terlewatkan. Pada 17 Januari, Tommy (8) meninggal setelah dipaksa tidur di garasi ayahnya dalam cuaca sub-beku. 

Sang ayah, Michael Valva (40), seorang perwira polisi Kota New York. Dia dan tunangannya, Angela Pollina (42) ditangkap sepekan kemudian dan didakwa dengan pembunuhan anak itu.

Saat kematiannya, suhu tubuh Tommy hanya 76 derajat.