Kamis, 23 Januari 2020 17:21

Popok Bayi Didaur Ulang Jadi Pupuk dan Bata, Begini Proses Kerjanya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Suatu saat popok bayi tidak lagi berserakan. Barang bekas itu ternyata punya nilai ekonomi tinggi. Bisa jadi pupuk, media tanam, hingga bata.

RAKYATKU.COM - Suatu saat popok bayi tidak lagi berserakan. Barang bekas itu ternyata punya nilai ekonomi tinggi. Bisa jadi pupuk, media tanam, hingga bata.

Daur ulang limbah popok bekas itu dimulai di Tangerang dan Bandung. Dilakukan PT Softex Indonesia.

Plant Manager Sidoarjo PT Softex Indonesia, Benydictus Hindrawan memaparkan, ada beberapa metode yang dilakukan. Ada pengolahan secara manual di Tangerang. 

Ada juga pengolahan menggunakan teknologi hidrothermal yang dilakukan di Bandung. Dilakukan dengan pemanasan khusus menggunakan listrik. Bukan pembakaran. Tidak ada pencemaran udara. 

Dalam proses hidrothermal itu popok bayi diuraikan menjadi cair dan padat. "Yang cair digunakan menjadi pupuk cair. Dan yang padat diubah menjadi bata asbak dan beberapa barang yang lain," papar Beny seperti dikutip dari Detikcom, Kamis (23/1/2020).

Tahun ini, lokasi pengolahan akan dikembangkan. Jawa Timur paling dekat. Sekarang masih dalam dalam tahap assessment dan review.

Head of Talenta Acquisition Learning and Reward PT Softex Indonesia, M Zaenal Abidin menambahkan, daur limbah popok bekas di Tangerang bekerja sama bank sampah. Bank sampah membantu mengumpulkan limbah popok bekas. 

Sementara di Bandung, berkerja sama dengan sejumlah pihak. Softex menyiapkan tong sampah di beberapa lokasi, antara lain rumah sakit, day care, hingga mal. Untuk sementara baru ada di empat titik.