Senin, 20 Januari 2020 13:40

Tinggalkan Rapat di DPRD Sulsel, Bupati Bulukumba: Saya Dipanggil Polda

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali (kiri) meninggalkan rapat di gedung tower DPRD Sulsel, Senin (20/1/2020).
Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali (kiri) meninggalkan rapat di gedung tower DPRD Sulsel, Senin (20/1/2020).

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali berjalan tergesa-gesa. Didampingi ajudannya, dia meninggalkan ruang rapat kelompok kerja (pokja) DPRD Sulsel.

RAKYATKU.COM - Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali berjalan tergesa-gesa. Didampingi ajudannya, dia meninggalkan ruang rapat kelompok kerja (pokja) DPRD Sulsel.

Senin (20/1/2020), Sukri sempat menghadiri rapat yang membahas permohonan hibah aset itu. 

AM Sukri Sappewali satu-satunya bupati yang menghadiri rapat DPRD Sulsel tersebut. Ia datang menggunakan pakaian dinas dan kopiah hitam. Ada tiga bunga di pundak kiri dan kanan.

Saat rapat masih berlangsung, dia pamit kepada pimpinan. Juga kepada anggota DPRD Sulsel lainnya.

"Saya sudah terjadwal ke Polda. Dipanggil," ujar Sukri sambil berjalan meninggalkan ruangan di lantai 2 gedung tower DPRD Sulsel.

Sambil berjalan, bupati Bulukumba berlatar belakang militer itu sempat ditanya beberapa wartawan. Tentang Pilkada Bulukumba.

"Saya tidak memihak siapa pun," katanya sebelum masuk ke lift.

Dia tidak bisa maju lagi karena sudah dua periode. Namun, beberapa anggota keluarganya masuk bursa.

"Biarpun ada keluarga, biarkan dinamika berkembang dulu. Biar mereka bekerja sendiri. Saya tidak peduli. Adik saya biarkan bekerja sendiri. Sekarang masih zaman pemburuan partai," tambahnya.

Dia menegaskan, hingga saat ini, dirinya belum menentukan bakal calon yang akan didukung. Arah dukungan baru akan ditentukan setelah ada rekomendasi dari partai-partai.

"Siapa pun yang dapat dukungan partai itu yang akan kita dukung," katanya.