Sabtu, 18 Januari 2020 23:03

Diduga Kelaparan, Ini Pengakuan Keluarga Pria yang Meninggal dalam Posisi Sujud di Jeneponto

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kasubag Humas Pemkab Jeneponto, Sarifuddin Lagu.
Kasubag Humas Pemkab Jeneponto, Sarifuddin Lagu.

Kematian Ambo Tang bikin heboh. Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar sampai turun tangan.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Kematian Ambo Tang bikin heboh. Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar sampai turun tangan.

Itu terjadi karena kematian pria 75 tahun itu diduga akibat kelaparan. Namun, bukan karena kekurangan makanan. Yang jelas, dia meninggalkan rumah sejak Rabu (15/1/2020). Jasadnya baru ditemukan Kamis (16/1/2020).

Ambo Tang adalah warga Punagayya, Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang. Jasadnya ditemukan dalam posisi sujud di dekat tumpukan batu gunung di Borongloe, Desa Bontorappo. Jenazahnya telah dimakamkan di TPU Dusun Bontorappo, Jumat (17/1/2020).

Salah seorang kerabat, Sahabuddin mengatakan, selama ini Ambo Tang tinggal di rumah salah seorang anaknya. Di kampung Punagaya. Dia memastikan Ambo Tang tidak kekurangan makanan.

"Dalam usia 75 tahun, Ambo Tang Dg Tutu mengidap penyakit pikun atau gangguan kejiwaan. Sering meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan anaknya," ujar Sahabuddin, Sabtu (18/1/2020).

Pada Rabu itu, diduga penyakit Ambo Tang kambuh. Dia meninggalkan rumah dan tidak tahu jalan pulang.

"Selama beliau tinggalkan rumah, seluruh keluarga dan tetangga melakukan pencarian," ungkapnya.

Kasubag Humas Pemkab Jeneponto, Sarifuddin Lagu juga memastikan Ambo Tang meninggal bukan karena faktor kemiskinan.

"Sesuai klarifikasi dari Camat Tarowang, Abdul Rahman Nara di rumah anak korban. Menurut keluarga, almarhum meninggal karena gangguan jiwa, bukan karena kelaparan," ujarnya. 

Apalagi, kata Syarifuddin, keluarga Ambo Tang secara ekonomi berkecukupan. 

"Hal ini terlihat dari rumahnya yang tergolong baik. Bapak Bupati Jeneponto langsung mengklarifikasi ke aparat setempat untuk segera mengambil langkah. Hal apa yang perlu dibantukan ke keluarga almarhum," jelasnya.