Kamis, 19 Desember 2019 04:30

Dramatis, Penyelamatan Pengacara Inggris yang Digulung Ombak Seukuran Stadion Sepak Bola

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Dramatis, Penyelamatan Pengacara Inggris yang Digulung Ombak Seukuran Stadion Sepak Bola

Ini adalah momen dramatis seorang pengacara Inggris terkemuka diselamatkan dari laut Atlantik. Kapal pesiarnya terbalik oleh gelombang aneh seukuran stadion sepak bola.

RAKYATKU.COM - Ini adalah momen dramatis seorang pengacara Inggris terkemuka diselamatkan dari laut Atlantik. Kapal pesiarnya terbalik oleh gelombang aneh seukuran stadion sepak bola.

Richard Hendron melakukan petualangan solo dalam Spirit of Daedalus setinggi 34 kaki. Tiba-tiba laut di sekitar Teluk Biscay mengalami perubahan dramatis menjadi lebih buruk.

"Saya benar-benar berpikir waktu saya sudah habis. Saya sangat beruntung telah melarikan diri hanya dengan memar saja," ujar Hendron kepada Mailonline.

Dia meninggalkan pelabuhan Spanyol A'coruna saat fajar. Dia menempuh perjalanan sejauh 20 mil ketika laut tiba-tiba berubah.

"Saya biasanya tidak masuk ke kokpit, tetapi untuk beberapa alasan saya lakukan ketika saya meninggalkan pelabuhan. Cuacanya bagus, tetapi baru saja berubah dan tiba-tiba saya bisa melihat ombak besar ini," kata dia.

Pengacara mengatakan itu seperti berada di dalam mesin cuci ketika kapal terbalik ketika kondisi laut memburuk. 

"Mereka tampak sebesar stadion sepak bola, dan kemudian salah satu dari mereka jatuh di kapal pesiar sehingga terbalik," katanya.

"Aku belum pernah melihat dinding air sebesar ini. Itu menakutkan. Saya benar-benar berpikir saya akan tenggelam," tambah Hendron.

Hendron berhasil dievakuasi menggunakan helikopter dari kapalnya oleh tim penyelamat.

Ketika kapalnya melayang ke arah bebatuan, pengacara itu mengambil uang, paspor, dan pisau. Dia kemudian melompat ke atas rakit penyelamat, memotong tali dan mendayung menjauh dari batu-batu itu.

"Jika kapal pesiar mengenai batu, sudah terlambat bagi saya untuk melompat dalam rakit kehidupan. Itu tidak baik bagi saya. Kapal pesiar, rakit hidup, dan saya akan hancur menjadi batu," lanjutnya.

Hendron pernah mewakili saudara lelakinya Henry, seorang pengacara yang ditangkap pada tahun 2015 karena memasok obat-obatan 'chemsex' kepada pacar remaja, yang meninggal karena overdosis.

"Aku mendayung dengan panik, menggambar sambil membelai," tulisnya di Facebook. 

"Ombak terus berdatangan. Pada satu titik saya diratakan oleh ombak yang pecah di atas, rasanya seperti dikosongkan - tetapi segera muncul lagi dan saya terus mengayuh," urainya.

Tanpa diketahui Hendron, panggilan darurat yang dia lakukan telah melewati penjaga pantai tetapi ditunda lebih dari satu jam karena batu-batu menghalangi sinyal.

Dia akhirnya ditemukan oleh sebuah helikopter dan penyelam penyelamat melompat turun dari helikopter Sea King untuk membawanya ke tempat yang aman.

"Sayangnya saya tidak diasuransikan tetapi saya senang masih hidup," katanya kepada MailOnline. 

"Kami terbang kembali ke stasiun penjaga pantai dan mereka hebat. Mereka mengatakan bahwa kebanyakan orang yang biasanya mereka selamatkan harus pergi ke rumah sakit, tetapi saya hanya mengalami beberapa memar sehingga kami semua makan siang. Saya berutang budi pada mereka," tutup Hendron.