Sabtu, 16 November 2019 19:02

Sambut 2020, Diskominfo Sulsel Evaluasi Hambatan di 2019

Al Khoriah Etiek Nugraha
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sambut 2020, Diskominfo Sulsel Evaluasi Hambatan di 2019

Dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan menuju Sulawesi-Selatan yang makin maju, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel belajar dari hambatan yang terja

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan menuju Sulawesi-Selatan yang makin maju, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel belajar dari hambatan yang terjadi di 2019.

"Kita harus belajar dari berbagai hambatan tahun sebelumnya seperti dokumen perencanaan yang lambat diselesaikan, status lahan lokasi pembangunan yang belum jelas, pembebasan lahan yang tertunda dan hal- hal administrasi dan teknis lainnya," ujar Kepala Diskominfo Sulsel, Andi Hasdullah.

Ia menambahkan, percepatan ini sesuai dengan program unggulan gubernur Nurdin Abdullah seperti pembangunan jalan terkoneksi. Termasuk pembangunan rumah sakit regional, pembangunan rest area, renovasi stadion mattoangin, pembangunan, program  hilirisasi pertanian, revitalisasi destinasi wisata unggulan dan  prioritas lainnya akan dipacu percepatan pelaksanaannya pada tahun 2020, Serta pembangunan jalan nasional, empat irigasi besar yang sumber pembiayaannya dari APBN tahun 2020.

"Tentu hal itu tidak boleh lagi terjadi berulang yang menghambat jalannya capain kinerja program prioritas pak gubernur Nurdin Abdullah," kata Andi Hasdullah.

Menurutnya, beliau sudah menegaskan proses lelang awal tahun 2020 itu sudah harus selesai sehingga pelaksanaan seluruh kegiatan dapat segera dikerjakaan diawal tahun- penyelesaian cepat, serapan anggaran cepat dan tidak terjadi silpa sisa anggaran yang tak dapat diselesaikan.

 

"Pak Gubernur sudah memberikan penekanan kepada semua OPD pembantunya untuk focus dan mencapai target kinerja, dan meminta para OPD tak bermain main karena target kinerja itu adalah tanget kinerja Gubernur yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada DPRD maupun kepada rakyat Sulsel," pungkasnya.