RAKYATKU.COM, GAZA - Seorang komandan senior Jihad Islam di Gaza tewas dalam serangan udara Israel pada Selasa pagi.
Dalam sebuah pernyataan, Jihad Islam mengatakan bahwa Bahaa Abu el-Atta terbunuh di rumahnya di Jalur Gaza, pada waktu fajar.
Kelompok itu mengatakan, al-Atta terbunuh selama "aksi heroik", tanpa menjelaskan lebih lanjut. Namun, mereka menambahkan bahwa istri al-Atta juga tewas dalam serangan itu.
Al Jazeera melaporkan bahwa serangan udara Israel merusak lantai tiga dan setengah lantai dua sebuah rumah di kawasan Shejaeya.
Setidaknya dua orang lainnya terluka, menurut petugas medis.
Atas kematian komandannya, Jihad Islam telah berjanji untuk membalas dendam. "Pembalasan kita yang tak terhindarkan akan mengguncang entitas Zionis," katanya, merujuk pada Israel.
Dan hanya seberapa menit setelah pengumuman itu, rentetan roket dapat terdengar ditembakkan ke arah Israel selatan dari Gaza.
Sementara itu, Hamas, kelompok Palestina yang mengelola Jalur Gaza, mengatakan bahwa Israel "memikul tanggung jawab penuh atas semua konsekuensi dari eskalasi ini". Mereka juga berjanji bahwa kematian al-Atta "tidak akan berlalu tanpa hukuman".
Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengatakan Abu el-Atta bertanggung jawab atas serangan roket baru-baru ini terhadap komunitas Israel selatan. Mereka menambahkan bahwa "serangan berikutnya sudah dekat."
