RAKYATKU.COM, ANKARA - Turki telah mengumukan bahwa mereka akan mulai memulangkan pejuang ISIS asing ke negara asal mereka.
Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan bahwa ekstradisi akan dimulai pada hari Senin (10/11/2019).
"Sekarang kami memberi tahu Anda bahwa kami akan mengirimkannya kembali kepada Anda. Kami memulai ini pada hari Senin," katanya.
"Tidak perlu mencoba melarikan diri dari itu, kami akan mengirim mereka kembali kepada Anda. Berurusanlah dengan mereka seperti yang Anda inginkan."
Namun, tidak jelas bagaimana Turki bisa memulangkan orang-orang ini, terutama mereka yang telah dicabut kewarganegaraannya.
Awal pekan ini, Soylu mengatakan Turki menahan hampir 1.200 anggota ISIS asing, dan telah menangkap 287 lainnya selama operasinya baru-baru ini di Suriah utara.
Selain itu, kamp-kamp penahanan di Suriah diyakini menahan lebih dari 10.000 gerilyawan, termasuk sekitar 2.000 pejuang asing.
Selain itu, puluhan ribu perempuan dan anak-anak yang terkait ISIS ditahan di kamp al-Hol di Suriah timur laut.
Namun para pakar keamanan telah memperingatkan bahwa mungkin sulit untuk membuktikan tuduhan kriminal terhadap ratusan pejuang ISIS. Itu berarti bahwa puluhan atau bahkan ratusan pendukung ISIS akan bebas di Eropa.
