RAKYATKU.COM, EST REGION - Tiga puluh orang tewas dan lebih dari 60 lainnya luka-luka, dalam serangan di Bukrina Faso pada hari Rabu (06/11/2019).
Menurut laporan Reuters, orang-orang bersenjata menyergap sebuah konvoi yang mengangkut pekerja penambang emas Kanada, Semafo.
Dalam sebuah pernyataan, Semafo mengatakan bahwa serangan itu menyasar konvoi lima bus yang dikawal oleh militer. Itu terjadi di jalan menuju tambang Boungou di wilayah Est Region, sekitar 40 kilometer dari Boungou.
"Kami secara aktif bekerja dengan semua otoritas untuk memastikan keselamatan dan keamanan yang berkelanjutan dari karyawan, kontraktor, dan pemasok kami," kata Semafo, sambil menawarkan belasungkawa kepada keluarga para korban.
Mereka menambahkan bahwa tambang emas tetap aman dan operasinya tidak terpengaruh.
Ini adalah serangan mematikan ketiga dalam 15 bulan yang dialami Semafo di Afrika Barat.
Satu pada Agustus 2018, yang juga menargetkan kendaraan menuju ke tambangnya. Dan satu pada Desember 2018, di mana sebuah kendaraan polisi disergap di jalan antara kota Fada dan tambang emas Bongou.
Perusahaan menyalahkan "bandit bersenjata" atas serangan tahun lalu, dan kemudian memperkuat pengawalnya.
