RAKYATKU.COM - Permainan augmented reality Niantic, Pokémon GO kini telah menghasilkan pendapatan kotor lebih dari $3 miliar (Rp42 triliun).
Menurut perkiraan Sensor Tower, Pokemon Go saat ini memiliki pendapatan rata-rata $ 5,60 per unduhan.
Game ini sekarang telah diunduh lebih dari 541 juta kali sejak diluncurkan pada tahun 2016. Namun, tahun 2016 tetap menjadi tahun terlaris bagi Pokemon GO, dengan pendapatan $ 832,4 juta.
Pada tahun 2017, game ini mengantongi $ 589,3 juta dan tahun lalu mencapai $ 816,3 juta. Sejauh tahun itu, Pokemon Go menghasilkan $774,3 juta. Ada dugaan bahwa pendapatan tahun ini bisa mencapai rekor tertinggi.
Dalam hal pembelanjaan pemain, Amerika Serikat memimpin dengan $1,1 miliar, yang setara dengan 36,2 persen dari total keseluruhan. Jepang ada di posisi kedua, dengan pembelanjaan $884,5 juta, dan Jerman menempati posisi ketiga ($ 181,6 juta).
Gamer di AS juga telah mengunduh game paling banyak, yaitu sebanyak 99,3 juta kali. Brasil berada di posisi kedua dengan 58,4 juta unduhan, dan Meksiko di posisi ketiga dengan 34 juta unduhan.
Dari perbandingan sistem operasi, Pengguna Android memimpin dalam hal pengunduhan yaitu, 424,6 juta, dan pengguna Google Play telah menghabiskan total $ 1,6 miliar. Sebaliknya, pengguna iOS dan App Store telah menghabiskan $ 1,4 miliar hingga saat ini.
