Kamis, 17 Oktober 2019 14:04

Bunuh Kuman dengan Rajin Cuci Tangan Sejak Dini

Ibnu Kasir Amahoru
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Priska Paramitha Adnan.
Priska Paramitha Adnan.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa mengajak anak-anak usia dini untuk rajin cuci tangan pakai sabun. 

RAKYATKU.COM, GOWA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa mengajak anak-anak usia dini untuk rajin cuci tangan pakai sabun. 

Dalam sambutannya, Ketua Forum Kabupaten Gowa Sehat, Priska Paramitha Adnan mengatakan, peringatan hari cuci tangan pakai sabun ini sebagai upaya meningkatkan praktek hygiene dan sanitasi di masyarakat, juga untuk mengingatkan kita bahwa cuci tangan melindungi kesehatan pribadi.

"Pada peringatan ini saya ingin menekankan bahwa kegiatan ini jangan dijadikan kegiatan seremonial belaka tetapi harus dipraktekkan secara terus menerus setiap hari," kata Priska Paramitha Adnan.

Tak hanya itu, kebiasaan mencuci tangan dengan menggunakan sabun ini harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak agar menjadi kebiasaan yang positif baik sebelum atau setelah melakukan aktifitas mereka sehari-hari.

"Esensi dari kegiatan tersebut selain untuk mengajarkan gaya hidup bersih, tetapi juga lebih mengajarkan anak-anak tentang bersabar, bertoleransi dan mengantri, juga agar anak terhindar dari berbagai penyakit seperti cacingan, diare dan ispa," tambah istri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Selain kegiatan tersebut, juga dilakukan deklarasi pencegahan kekerasan terhadap anak di sekolah. 

Sementara itu, Camat Pattallassang, Baharuddin menyampaikan bahwa peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia yang digelar hari ini adalah bentuk komitmen dari pemerintah dan masyarakat Pattallassang.

"Ini sebagai bentuk komitmen masyarakat Kecamatan Pattallassang terkhusus anak-anak untuk meningkatkan kesehatan diri, pola dan prilaku hidup sehat, baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun lingkungan sekolah," jelasnya.