RAKYATKU.COM, BANGLADESH - Seorang suami di Bangladesh mencukur rambut istrinya lantaran marah setelah menemukan rambut di masakannya.
Pria itu, yang bernama Bablu Mondal telah ditahan oleh polisi dan didakwa 'menyebabkan luka pedih'. Jika terbukti bersalah, dia bisa dijatuhi hukuman maksimal 14 tahun penjara.
Menurut laporan, polisi menyerbu rumah pasangan itu di wilayah Joypurhat, setelah penduduk setempat melaporkan insiden tersebut.
"Dia menemukan rambut manusia di atas nasi dan sarapan susu yang disiapkan istrinya untuknya," kata kepala polisi setempat, Shahriar Khan, dikutip AFP.
“Dia marah melihat rambut dan menyalahkan istrinya. Dia kemudian mengambil pisau dan mencukur kepalanya dengan paksa."
Insiden ini terjadi di tengah diskusi sengit tentang kekerasan terhadap perempuan di Bangladesh.
Aktivis mengatakan insiden tersebut menyoroti meningkatnya penindasan terhadap perempuan di negara itu, meskipun ada undang-undang untuk melindungi mereka dari pelecehan dan kekerasan seksual.
Menurut Ain o Salish Kendra, kelompok HAM setempat, rata-rata terjadi tiga pemerkosaan sehari dalam enam bulan pertama tahun ini.
Organisasi itu mengatakan bahwa 630 wanita yang diperkosa antara Januari dan Juni, 37 tewas setelah serangan itu sementara tujuh lainnya bunuh diri
