Kamis, 26 September 2019 11:09

Donald Trump Disebut Minta Bantuan Pemerintah Asing untuk Pemilu 2020

Andi Chaerul Fadli
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Donald Trump Disebut Minta Bantuan Pemerintah Asing untuk Pemilu 2020

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dituduh meminta bantuan pemerintah asing untuk Pemilu 2020. Hal tersebut berdasarkan ringkasan transkrip pembicaraan telpon antara Trump dan Presiden Ukraina Vol

RAKYATKU.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dituduh meminta bantuan pemerintah asing untuk Pemilu 2020. Hal tersebut berdasarkan ringkasan transkrip pembicaraan telpon antara Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

Dalam transkrip itu, Trump meminta mitranya itu untuk menyelidiki tuduhan-tuduhan terhadap Joe Biden, salah seorang pesaing politik Trump dalam pemilu presiden 2020.

Dalam ringkasan pembicaraan telpon Juli lalu, yang dirilis Gedung Putih hari Rabu ini (25/9), Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyampaikan keinginan untuk membeli pesawat perang tambahan dari Amerika.

Dan Trump mengatakan, “Tapi saya ingin Anda membantu kami…” dan meminta Presiden Ukraina itu untuk menyelidiki apakah mantan wakil presiden Joe Biden menutup penyelidikan terhadap perusahaan di mana putranya bekerja, dikutip dari VoA, Kamis (26/9/2019).

Kelompok Demokrat menuduh Trump, yang akan berusaha memenangkan pemilu presiden tahun depan, minta bantuan Zelensky untuk mengurangi kemungkinan Joe Biden menjadi calon penantangnya.

“Banyak orang bicara tentang putra Joe Biden, bahwa ia menghentikan penyelidikan dan banyak orang ingin mengetahui hal itu. Karena itu, apapun yang bisa anda lakukan dengan jaksa agung (Ukraina) akan sangat membantu,” kata Trump, menurut catatan telepon yang dirilis Gedung Putih kemarin.

“Joe Biden berkoar bahwa ia telah menghentikan penyelidikan oleh Jaksa Agung Ukraina, dan kalau anda bisa menyelidiki hal ini, kedengarannya sangat buruk bagi saya,” kata transkripsi percakapan telepon itu.

Keluarnya transkripsi itu terjadi satu hari setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengumumkan dimulainya penyelidikan untuk memakzulkan Trump, ditengah tuduhan bahwa ia minta bantuan pemerintah asing untuk membantu kampanye pemilihan presidennya tahun depan.