RAKYATKU COM - Perpustakaan Nasional (Perpurnas) Republik Indonesia menggelar Gemilang Perpustakaan Nasional Tahun 2019, yang merupakan malam apresiasi Nugra Jasadarma Pustaloka, di Jakarta Theater, Kamis (5/9/2019).
Ini adalah sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada siapa saja, baik institusi atau lembaga dan perorangan yang dinilai memberikan kontribusi tinggi dalam pengembangan perpustakaan, literasi dan minat baca di Indonesia.
"Nugra Jasadarma Pustaloka tidak sekedar piagam dan piala, tetapi kesejahteraan masyarakat sebagai dampak nyata penguatan literasi adalah penghargaan dan piala yang sesungguhnya," ungkap Kepala Perpustakan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando.
Salah satu yang menerima penghargaan datang dari Kabupaten Bulukumba. Perempuan manis bernama Basmawati Haris. Ia juga adalah salah satu murid diangkatan pertama pada Sekolah Sastra Bulukumba (SSB), binaan Sastrawan Sulsel, Andhika Mappasomba dg Mamangka.
Basma sapaan karibnya, adalah Founder Rumah Baca Pinisi Nusantara 1986 Bulukumba. Perempuan yang menghabiskan banyak waktunya untuk menjadi relawan literasi untuk masyarakat Bulukumba.
Wanita yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan ini, telah menghadirkan ‘virus’ kegemaran membaca mulai dari keluarga, dunia pendidikan, masyarakat, daerah terpencil, hingga daerah pedalaman.

Rumah Baca Pinisi Nusantara 1986 Bulukumba, menjadi relawan pendidikan dan relawan sosial serta banyak membantu dalam peningkatan kegemaran membaca bagi masyarakat di Indonesia, khususnya di Bulukumba.
Hal itu yang membuat Basma diganjar penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka kategori Masyarakat, yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang literasi oleh Perpustakaan Nasional.
Disaksikan langsung oleh Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali, dan ketua PKK Bulukumba, Siti Isniyah Tomy Satria, Basmawati haris menerima langsung penghargaan itu dari Menpan-RB Syafruddin, didiampingi Kepala Perpurnas Syarif Bando dan Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab.
"Alhamdulillah, saya merasa senang hadir di sini, Tuhan mengabulkan mimpi saya, penghargaan ini saya persembahkan untuk banyak orang-orang baik yang telah banyak membantu saya bergerak, setelah ini tentunya masih ada banyak yang harus saya selesaikan masih harus terus bergerak dan berkolaborasi bersama banyak orang baik untuk membuat karya bulukumba untuk Indonesia," ujar Basma kepada rakyatku.com.
