RAKYATKU.COM, INDIA - Seorang gadis berusia empat tahun di India, tewas setelah tenggorokannya diiris tali layang-layang berlapis kaca.
Gadis malang itu sedang berkendara dengan sepeda motor bersama ayahnya, ketika kecelakaan menimpanya.
Menurut laporan Times of India, mereka sedang melakukan perjalanan ke sebuah kuil di ibu kota New Delhi.
Dokter mengatakan bahwa setengah leher gadis itu dipotong oleh tali.
Kematiannya adalah insiden yang kedua di New Delhi, karena permainan layang-layang sedang populer di kota itu.
Orang-orang menggunakan tali berlapis logam atau kaca untuk mencoba dan memotong layang-layang dari langit.
Sepekan sebelumnya, seorang insinyur berusia 28 tahun meninggal, juga akibat tali layang-layang, saat dia mengendarai sepeda motor.
Insiden lainnya melibatkan seorang anak lelaki berusia tiga tahun. Dia dilaporkan tersengat listrik setelah tali layang-layangnya, yang diyakini basah dan dilapisi logam, bersentuhan dengan kabel listrik.
Tiga tahun lalu, pemerintah India mengeluarkan larangan pada produksi, penjualan dan penyimpanan tali layang-layang yang dimodifikasi.
Pemerintah mengatakan siapa pun yang tertangkap basah menghadapi hukuman lima tahun penjara dan denda 100.000 rupee.
Tetapi beberapa orang di dalam dan sekitar New Delhi terus menjual tali seperti itu, meskipun ada larangan.
