RAKYATKU.COM, INGGRIS - Sebuah cincin dari abad pertengahan, yang diperkirakan berusia 670 tahun ditemukan oleh seorang pemburu harta karun di Inggris.
Cincin itu pertama kali ditemukan oleh Tom Clark pada akhir 1970-an. Tapi pada saat itu dia tidak begitu memperdulikannya, dan baru menemukannya lagi di dalam kotak penyimpanan ibunya.
Kali ini dia telah menyadari bahwa harta yang terlupakan itu bernilai ribuan dolar.
Cincin itu akan dilelang pada 27 Agustus dan diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar $10.000 (Rp142 juta) hingga $ 12.000 (Rp170 juta).
Clark sekarang berusia 81 tahun. Dia mengatakan kepada SWNS bahwa dia menemukan cincin itu menggunakan detektor logam saat berburu harta karun di tanah pertanian dekat Aylesbury, Inggris, pada 1979.
Dia menyimpan temuan itu di kaleng logam dan menyimpannya di garasi ibunya.
Dia lupa tentang cincin itu selama beberapa dekade. Lalu beberapa waktu lalu dia mengobrak-abrik beberapa kotak yang pernah dia simpan di rumah ibunya, dan menemukannya.
"Pada saat itu, saya hanya mendeteksi logam selama 10 tahun dan tidak menyadari cincin itu sesuatu yang istimewa," kata Clark kepada SWNS.
Sekarang, karena dia sudah memiliki pengalaman berburu harta karunnya selama lebih dari 50 tahun, jadi dia bisa mengetahui nilai cincin itu.
"Saya langsung tahu bahwa itu adalah cincin yang berasal dari sekitar tahun 1350," katanya.
Dia mengatakan bahwa pada saat ditemukan, cincin itu bengkok dan patah. Tapi sekarang dia telah memperbaikinya.
Di atas cincin itu ada tulisan NVNCIE.VERA.TEGO. Menurut SWNS, kata-kata tersebut dapat diterjemahkan menjadi "Saya menyembunyikan pesan yang sebenarnya."
"Ini bisa berhubungan dengan peran cincin segel dalam mengamankan korespondensi," kata Mark Becher, pakar Historica di Hansons Auctioneers, rumah lelang yang berbasis di Inggris yang menjual cincin itu.
"Ini adalah perhiasan abad pertengahan yang menarik dan saya senang Tom menemukannya kembali setelah bertahun-tahun," tambahnya.
