RAKYATKU.COM - Delapan pria bersenjata mencuri emas batangan senilai Rp407,5 miliar dari bandara internasional Sao Paulo dalam waktu tiga menit.
Bloomberg melaporkan bahwa para penjahat menyamar sebagai petugas polisi federal. Mereka melaju ke bandara pada Kamis sore (25/07/2019) dengan menggunakan sebuah SUV dan truk flatbed agar terlihat resmi.
Rekaman kamera keamanan menunjukkan mereka mengenakan balaclava dan memberi perintah kepada karyawan terminal kargo, salah satunya menggunakan forklift untuk memuat kargo berharga.
Menurut juru bicara bandara, emas itu menuju ke Zurich dan New York, tanpa mengungkapkan asalnya.
Polisi Sao Paulo, yang bertanggung jawab atas penyelidikan, mengatakan bahwa orang-orang itu membawa 720 kilogra emas senilai 110 juta reais (Rp407,5 miliar).
Kejahatan itu dilakukan oleh "geng yang terorganisir dengan baik," kata kepala polisi João Carlos Miguel Hueb kepada wartawan, Jumat (26/07/2019). "Ini jelas bukan perampokan pertama mereka."
Brasil telah menjadi tempat serangkaian perampokan yang berani. Dalam perampokan terbesar dalam sejarah negara itu pada 2005, pencuri menerobos masuk ke unit regional bank sentral di Fortaleza untuk mengambil uang setara dengan $67 juta.
Plot serupa terjadi pada tahun 2017, namun berhasil digagalkan sesaat sebelum penggali terowongan mencapai lemari besi Banco do Brasil.
Para penjahat juga kerap mencuri atau meledakkan ATM, membajak truk kargo dan kendaraan lapis baja.
