RAKYATKU.COM, GOWA - Masih belum tuntas permasalahan penerimaan siswa baru di Gowa yang dialami oleh Putri Amelia Natsir yang ingin bersekolah di SMA Negeri 1 Gowa.
Diketahui, jarak antara rumah Amelia dengan SMA Negeri 1 Gowa sekitar 1.704 meter. Jarak tersebut lebih dekat dibandingkan dengan jarak sekolah yang menjadi sekolah alternatif Amelia diantaranya SMAN 14 berjarak 4.010 meter dan di SMAN 2 Gowa berjarak 11.640 meter.
Amelia gagal masuk ke sekolah impiannya tersebut karena alasan jumlah kuota sudah penuh. Ameliapun mengaku iri dikarenakan lima orang rekannya yang satu domisili dengan dirinya dinyatakan lulus sementara dirinya tidak.
Meski sekolah tingkat SMA sederajat telah menjadi kewenangan pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dipimpin oleh Irman Yasin Limpo, Amelia tetap mempertanyakan masalahnya ke kantor Dinas Pendidikan Gowa namun belum memunculkan solusi.
Kepala Dinas Pendidikan Gowa Dr Salam belum bisa memberikan jawaban dan solusi terkait nasib siswa yang ingin menjadi Dokter tersebut.
"Saya sudah berbicara langsung dengan Kadis Pendidikan Provinsi, namun belum memberikan kepastian karena pendidikan menengah (atas) adalah kewenangan dari Provinsi," katanya kepada Rakyatku.com, Kamis (25/7/2019).
Atas jawaban tersebut, hingga saat ini, Amelia belum bisa apa-apa selain membantu berjualan kue bersama ibunya di depan rumahnya. Ia hanya bisa melakukan pencarian informasi tentang sekolah yang masih menerima siswa baru di daerah Gowa melalui telepon genggamnya.
Hingga saat ini, pihak Dinas Pendidikan yang sebelumnya akan mengecek panitia PPDB di sekolah impian Amelia, belum ada tanda-tanda bahwa sekolah tersebut akan di cek oleh Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel tersebut.
Selain itu, adanya pemberian informasi palsu oleh kelima rekan Amelia kepada bagian verifikator sekolah itu saat penunjukan lokasi rumah yang dilakukan pihak sekolah. Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pun menanggapi.
Disdik Sulsel berencana memeriksa PPDB SMA Negeri 1 Gowa. "Akan dicek di panitianya," singkat Kepala Disdik Sulsel, Irman Yasin Limpo, melalui pesan singkat, Senin (22/7/2019) lalu.
