RAKYATKU.COM - Misteri mengelilingi penemuan mengerikan bagian tubuh dan organ manusia dalam wadah pengiriman yang dikirim dari Inggris ke Sri Lanka. Organ itu disamarkan sebagai bahan daur ulang di lebih dari 100 kontainer besar.
Tetapi sekarang otoritas di Sri Lanka ingin mengirim pengiriman logam kembali ke Inggris, dikutip dari Mirror Online, Kamis (25/7/2019).
Para pekerja di pelabuhan Kolombo mula-mula terganggu oleh "aroma yang kuat" dan kemudian membuat penemuan yang memuakkan itu di samping kasur, plastik, dan sampah klinis.
Defra sekarang sedang menyelidiki di Inggris bersama para pejabat di negara Asia.
"Kami berkomitmen untuk menangani ekspor limbah ilegal, itulah sebabnya orang-orang yang ditemukan mengekspor limbah yang digambarkan secara tidak benar dapat menghadapi hukuman penjara dua tahun atau denda yang tidak terbatas," kata juru bicara Defra.
"Kami belum menerima permintaan resmi dari pemerintah Sri Lanka, tetapi Defra telah menghubungi mereka secara langsung untuk mencari tahu informasi lebih lanjut."
Seorang juru bicara untuk Otoritas Lingkungan Pusat Sri Lanka mengatakan: "Bahan limbah yang dibawa ke negara itu dengan kedok kasur dari Inggris sangat berbahaya."
Menyembunyikan sisa-sisa manusia sebagai logam daur ulang bisa sangat menguntungkan karena ilegal untuk mengekspor "limbah anatomi", kata para ahli pembuangan limbah Inggris.
