RAKYATKU.COM - Rumah Sakit Umum Duc Giang Ha Noi mengumumkan para dokternya berhasil menggunakan robot dalam operasi tulang belakang pada hari Sabtu.
Pasien, Ngo Van D, 43, dari Bangsal Thuong Thanh, Distrik Long Bien, Ha Noi, didiagnosis dengan tuberkulosis tulang belakang dua tahun lalu. Dia tidak bisa berdiri atau berjalan dengan normal, dikutip dari Asia One, Selasa (23/7/2019).
Hasil CT scan menunjukkan lesi spesifik tuberkulosis tulang belakang, menyebabkan bungkuk parah dengan dua vertebra siam. Pembedahan korektif untuk pasien sangat sulit dan membawa risiko serius.
“Menggunakan robot dalam operasi tulang belakang memungkinkan langkah-langkah bedah dilakukan dengan cara yang sangat akurat. Dengan sistem ini, dokter dapat memprogram semua posisi anatomi tulang belakang ke layar 3D komputer, membantu dokter secara aktif merencanakan operasi secara rinci sebelum melakukan operasi dan memantau semua langkah prosedur pada layar 3D komputer, ”kata kepala Departemen Trauma Ortopedi rumah sakit Tran Trung Kien.
Kien mengatakan bahwa sistem robotik itu dilengkapi dengan sistem peringatan saraf yang membantu mengurangi risiko kerusakan saraf seperti sumsum tulang belakang dan akar saraf. Operasi yang sukses akan membuka lebih banyak peluang perawatan untuk pasien di Ha Noi dan daerah sekitarnya.
"Secara khusus, penggunaan robot dalam operasi membantu meminimalkan tingkat kecelakaan bedah. Pemulihan akan lebih cepat karena waktu operasi dipersingkat. Tanpa robot, operasi dapat berlangsung sekitar delapan jam, dibandingkan hanya tiga dengan robot, "kata Kien.
Rumah Sakit Umum Duc Giang melakukan sekitar 10.000 operasi setiap tahun, yang hampir 2.000 dilakukan oleh Departemen Bedah Ortopedi rumah sakit.
