Sabtu, 22 Juni 2019 10:19

Trump Batalkan Serangan Terhadap Iran Karena Bisa Bunuh 150 Orang

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, ditemani Sekretaris Negara Mike Pompeo, penasihat keamanan nasional Gedung Putih John Bolton dan Sekretaris Pers Sarah Sanders di Oval Office Gedung Putih di Washington, AS, 20 Juni , 2019. (Reuters)
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, ditemani Sekretaris Negara Mike Pompeo, penasihat keamanan nasional Gedung Putih John Bolton dan Sekretaris Pers Sarah Sanders di Oval Office Gedung Putih di Washington, AS, 20 Juni , 2019. (Reuters)

Pada hari Jumat, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS siap untuk membalas Iran karena menembak pesawat tak berawak AS.

RAKYATKU.COM - Pada hari Jumat, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS siap untuk membalas Iran karena menembak pesawat tak berawak AS.

Tetapi ia membatalkan serangan itu, 10 menit sebelum diluncurkan setelah diberitahu 150 orang bisa mati.

"Ketika saya bertanya, berapa banyak yang akan mati. 150 orang pak, adalah jawaban dari seorang Jenderal. 10 menit sebelum serangan saya menghentikannya," kata Trump dikutip TRT World.

Dia menambahkan bahwa kematian itu tidak proporsional dengan penembakan pesawat tak berawak.

"Aku tidak terburu-buru," katanya. "Sanksi menggigit & lebih banyak ditambahkan tadi malam. Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir, tidak melawan AS, dan tidak melawan Dunia!"

Irak dituduh telah menembakkan rudal terhadap peswat tak berawak AS Kamis lalu, tak lama setelah menyasar kapal tanker. Iran membantah semua tuduhan itu.