RAKYATKU.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ikut menyikapi eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko mendapat jaminan penangguhan penahanan.
Adapun penjamin penangguhan penahanan Soenarko ialah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menko Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan.
"Saya kira beliau berdua orang yang sangat bertanggung jawab, jadi tidak ada masalah tentu," kata Juru Bicara TKN, Irma Suryani Chaniago.
Menurutnya, politik sangat dinamis. Kendati begitu ia menegaskan bahwa penegakkan hukum tak boleh diabaikan. Ia berharap Soenarko dapat berpikir jernih dan lebih bijak ke depan usai menghirup udara bebas.
"Semoga saja setelah bertemu Panglima dan Menko Kemaritiman beliau dapat berpikir jernih dan bijak ke depan. Karena bangsa ini butuh TNI yang mengawal kebhinekaan dan NKRI," terang Irma.
Sementara influencer TKN, Eva Kusuma Sundari mengaku belum mendapat informasi mengenai alasan Luhut Binsar bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan Soenarko.
"Untuk Pak Soenarko saya tidak tahu alasan Pak Luhut paling di seputar itu," terangnya dikutip laman Okezone, Sabtu (22/6/2019).
Kendati demikian, Eva meyakini penangguhan penahanan Soekarno belum tentu menjadi pintu masuk terjadinya rekonsiliasi antara pendukung 01 dan 02.
"Saya tidak yakin dampaknya ke rekonsiliasi, tapi rekonsiliasi diperlukan dengan atau tanpa isu penangguhan. Sementara biar dulu proses hukum berjalan tanpa kaitan dengan politik," ucap politikus PDI Perjuangan itu.