Selasa, 11 Juni 2019 18:44

Patung Kepala Firaun Dilelang Rp74 Miliar, Mesir Bilang Itu Dicuri

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Christie's
Christie's

Mesir memerintahkan rumah lelang Christie's untuk menghentikan pelelangan patung kepala Raja Tutankhamun.

RAKYATKU.COM - Mesir memerintahkan rumah lelang Christie's untuk menghentikan pelelangan patung kepala Raja Tutankhamun.

Patung berusia 3.000 tahun itu akan dilelang pada 4 Juli, dan diperkirakan akan terjual 4 juta poundsterling.

Namun Kedutaan Besar Mesir di London telah meminta agar pemerintah Inggris mencegah penjualan patung tersebut. Mereka mengatakan bahwa benda itu dicuri dari kuil Karnak di Luxor, Mesir.

"Kedutaan Mesir di London meminta kementerian urusan luar negeri Inggris dan balai lelang untuk menghentikan penjualan (patung)," kata Kementerian Luar Negeri Mesir, dikutip Daily Mail.

Selain itu mereka menyerukan untuk menghentikan pelelangan semua barang Mesir yang direncanakan akan dilelang, dengan menekankan pentingnya sertifikat kepemilikan yang valid.

Mantan kepala barang antik Mesir menuduh Christie, "tidak memiliki bukti apa pun tentang kepemilikannya."

Namun, Christie's mengatakan bahwa patung itu diperoleh dari Heinz Herzer, dealer yang berbasis di Munich pada tahun 1985.

Sebelum itu, Joseph Messina, seorang pedagang Austria, mendapatkannya pada 1973-74 dari Prinz Wilhelm von Thurn dan Taxis yang konon memilikinya dalam koleksinya pada tahun 1960-an.

Seorang juru bicara Christie's mengatakan kepada Telegraph: "Ada pasar lama dan sah untuk karya seni dunia kuno, di mana mereka telah berpartisipasi selama beberapa generasi.

"Christie's benar-benar mematuhi perjanjian bilateral dan hukum internasional sehubungan dengan kekayaan budaya dan warisan."

Mesir mengatakan kementerian barang antik telah meminta badan kebudayaan PBB, UNESCO, untuk menghentikan penjualan patung itu.