RAKYATKU.COM - Selama kunjungan kenegaraan Prancis Emmanuel ke Amerika Serikat pada 2018, ia mempersembahkan pohon oak muda untuk Presiden Donald Trump.
Keduanya kemudian menanam pohon itu di taman Gedung Putih, ditemani istri masing-masing. Foto mereka telah melambangkan persahabatan kedua pemimpin negara.
Tetapi hubungan di antara mereka telah retak sejak hari itu, dimulai dari Iran hingga masalah perdagangan. Bahkan, pohon itu pun telah mati.
Pohon itu berasal dari hutan Prancis utara di mana 2.000 Marinir AS tewas selama Perang Dunia Pertama.
Penemaman pohon di taman Gedung Putih sebenarnya hanya gerakan simbolik. Karena, beberapa hari kemudian, pohon itu tidak terlihat, dan disimpan di karantina.
"Itu adalah karantina yang wajib bagi organisme hidup yang diimpor ke AS," kata Gerard Araud, yang saat itu menjabat duta besar Prancis untuk Amerika. Dia mengatakan bahwa itu akan ditanami kembali.
Tapi itu tidak pernah ditanam kembali. Mahal, sumber diplomatik mengatakan pada AFP bahwa pohon itu mati selama karantina.
