Kamis, 30 Mei 2019 16:36

Mahatir: Malaysia Akan Tetap Gunakannya Huawei Sebanyak Mungkin

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad

Ketika AS meluncurkan perang melawan Huawei, Malaysia justru memutuskan untuk terus menggunakan produk-produk perusahaan China itu sebanyak mungkin.

RAKYATKU.COM - Ketika AS meluncurkan perang melawan Huawei, Malaysia justru memutuskan untuk terus menggunakan produk-produk perusahaan China itu sebanyak mungkin.

Hal itu ditekankan oleh Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dalam sebuah konferensi di Tokyo, Kamis (30/05/2019).

Dalam pernyataannya, Mahatir mengakui masalah keamanan seperti yang dikhawatirkan AS, tetapi ia mengatakan bahwa itu tidak akan menghalangi Malaysia.

"Ya, mungkin ada beberapa mata-mata. Tapi apa sebenarnya yang ingin dimata-matai di Malaysia? Kami adalah buku terbuka," kata pria 93 tahun itu di forum Future of Asia.

"Jadi kami berusaha memanfaatkan teknologi mereka sebanyak mungkin."

Dia menambahkan bahwa: "jika ada negara yang ingin menyerbu Malaysia, mereka bisa melewatinya, dan kami tidak akan melawan karena itu buang-buang waktu.

Mahathir juga menyinggung mengenai perang dagang antara Beijing dan Washington.

Dia mengatakan, Amerika Serikat dan Barat harus menerima bahwa negara-negara Asia sekarang menghasilkan produk kompetitif, dan tidak boleh "mengancam" saingan bisnis.

"Ya, saya mengerti Huawei memiliki kemajuan luar biasa atas teknologi Amerika," katanya.

"AS harus bersaing dengan China. Kadang-kadang China akan menang, lain kali AS akan menang," katanya.

Dia memperingatkan bahwa hubungan yang tegang antara AS dan China mungkin berdampak pada situasi di Laut Cina Selatan, di mana Tiongkok mengklaim kedaulatan meskipun juga diklim oleh negara-negara tetangganya.