RAKYATKU.COM - Seorang hakim wanita di Rusia terpaksa mengundurkan diri setelah foto toplessnya tersebar.
Irina Devayeva mundur mengaku bahwa ponselnya telah diretas dan fotonya dicuri darinya.
Pengunduran dirinya terjadi hanya beberapa bulan dia melepaskan dua remaja anti-Putin yang dituduh mencoba menggulingkan pemerintah.
Irina dilaporkan meninggalkan pengadilan "atas permintaannya sendiri. Tapi ada kekhawatiran bahwa dia mungkin menjadi sasaran Kremlin atas kasus sebelumnya.
Dengan membebaskan kedua remaja itu dari tahanan, dia mungkin dianggap telah memberontak terhadap Kremlin.
Menurut laporan, foto topless Irina diambil sebelum dia menjadi hakim di pengadilan Dorogomilovsky, Moskow.
Dia mengku tidak pernah membagikannya dari teleponnya atau menerbitkannya di media sosial.
