RAKYATKU.COM - Empat kapal kargo komersial disabotase di lepas pantai timur Uni Emirat Arab. Dua diantaranya merupakan kapal tanker minyak Arab Saudi.
CNN melaporkan bahwa sabotase itu terjadi di dekat perairan teritorial UEA di Teluk Oman, di sebelah timur emirat, Fujairah.
Untuk saat ini belum ada informasi mengenai siapa yang bertanggung jawab atas insiden itu, termasuk apakah itu dilakukan oleh individu atau kelompok atau bahkan negara.
Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan bahwa pihak berwenang bekerja dengan badan-badan lokal dan internasional untuk menyelidiki insiden itu.
"Komunitas internasional (perlu) memikul tanggung jawabnya untuk mencegah pihak mana pun berusaha merusak keamanan dan keselamatan lalu lintas maritim," kata kementerian itu.
Ketegangan meningkat di kawasan Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir, di tengah penyebaran aset militer Amerika Serikat ke wilayah itu karena memburuknya hubungan dengan Iran.
Fujairah terletak di dekat Selat Hormuz, jalur air yang strategis dan penting, yang menghubungkan Teluk Persia ke Laut Arab.
Administrasi Informasi Energi AS menyebut Selat Hormuz "chokepoint transit minyak paling penting di dunia," di mana sekitar 20% minyak yang diperdagangkan di seluruh dunia bergerak melalui jalur itu.
