Minggu, 12 Mei 2019 08:30

Beberapa Hari Usai Gencatan Senjata, Israel Bidik Palestina

Andi Chaerul Fadli
Konten Redaksi Rakyatku.Com
FOTO: Said Khatib / AFP
FOTO: Said Khatib / AFP

Tembakan Israel telah menewaskan seorang warga Palestina di Gaza selama demonstrasi oleh pagar Israel, kata pejabat Gaza, meskipun kesepakatan gencatan senjata dicapai pada hari Senin yang mengakhiri

RAKYATKU.COM - Tembakan Israel telah menewaskan seorang warga Palestina di Gaza selama demonstrasi oleh pagar Israel, kata pejabat Gaza, meskipun kesepakatan gencatan senjata dicapai pada hari Senin yang mengakhiri hari pertempuran.

Abdullah Abd al-Aal, 24, ditembak di perutnya pada Jumat di dekat pagar Israel di timur Rafah di Jalur Gaza selatan, kata kementerian kesehatan Gaza, dalam protes pertama di sana sejak maraknya serangan mematikan pekan lalu, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (12/5/2019).

Kementerian itu mengatakan bahwa total 30 warga Palestina terluka dalam protes pada hari Jumat, termasuk empat anak-anak dan satu paramedis lapangan, yang luka ringan akibat tembakan Israel ke kepala.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan bahwa sejak dimulainya  protes Great March of Return mingguan tahun lalu, tentara Israel telah menewaskan lebih dari 275 demonstran dan melukai 17.000 lainnya, yang secara resmi dirujuk ke rumah sakit.

Protes yang dimulai  pada 30 Maret 2018, menuntut agar pengungsi Palestina memiliki  hak untuk kembali  ke rumah mereka dari mana mereka diusir selama berdirinya Israel dan untuk pencabutan lengkap blokade Gaza 12 tahun Israel.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan sekitar 6.000 orang mengambil bagian dalam demonstrasi hari Jumat.