RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Makassar mencatat peningkatan produksi perikanan pada triwulan pertama 2019 ini.
Hal itu diungkapkan Kepala Unit Perum Perindo Makassar, Indar Wijaya, kepada Rakyatku.com, Selasa (23/4/2019).
Bahkan dibandingkan dengan triwulan pertama 2018 lalu, kata dia, produksinya naik hampir 10 kali lipat.
"Perum Perindo Makassar per triwulan 2019 mengalami peningkatan, untuk bulan Maret produksi ikan jenis cakalang dan tuna sebesar 137 ton," ungkapnya.
Peningkatan produksi itu pun mencapai senilai Rp2,1 miliar. Dia menuturkan, untuk Februari 2019 dengan produksi 22 ton dengan nilai kurang lebih Rp354 juta.
"Dibanding tahun 2018 di triwulan pertama hanya 15 ton. Jadi naik 10 kali lipat produksinya," ujarnya.
Indar mengaku, sebagian besar ikan tersebut hasil tangkapan nelayan dari Kabupaten Sinjai, Bulukumba, dan Bone.
"Hasil tangkapan nelayan demgan jenis cakalang juga sangat besar dengan ukuran 3-5 kilogram per ekor," bebernya.
Perum Perindo Makassar menargetkan seluruh ikan hasil tangkapan nelayan di Sulsel bisa terserap hingga dua kali lipat produksi triwulan pertama 2019.
"Kami berharap, nelayan di Sulsel tidak susah lagi menjual ikannya dan bisa diserap dengan harga bagus melalui BUMN Perikanan Indonesia," tuturnya.
