Senin, 02 November 2026 21:53

Beauty from Nature: Tim Pengabdian UMI Ajak Siswa SMA Buqatun Mubarakah Berinovasi Membuat Eco-Liptint dari Buah Naga dan Stroberi

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Beauty from Nature: Tim Pengabdian UMI Ajak Siswa SMA Buqatun Mubarakah Berinovasi Membuat Eco-Liptint dari Buah Naga dan Stroberi

Dukungan Lembaga Pengabdian UMI dalam penyelenggaraan program ini menjadi bagian penting dalam mendorong kontribusi perguruan tinggi untuk menghadirkan kegiatan pengabdian yang edukatif, inovatif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

RAKYATKU.COM - Di bawah dukungan LPM UMI– dosen farmasi yang diketuai A. Mumtihanah Mursyi dan tim, Menghadirkan inovasi kosmetik berbahan alam sekaligus memperkuat keterampilan dan jiwa kewirausahaan generasi muda, dosen farmasi farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini menyelenggarakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unggulan bertajuk “Beauty from Nature: Pelatihan Formulasi Eco-Liptint sebagai Penguatan Life Skill pada Siswa SMA” di SMA Buqatun Mubarakah, Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Makassar.

Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat UMI sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendorong pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui transfer ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang aplikatif.

Program ini mengangkat pemanfaatan bahan alam, khususnya buah naga merah dan stroberi, sebagai sumber pewarna alami dalam pengembangan produk kosmetik bibir (eco-liptint). Kedua buah tersebut memiliki pigmen alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pewarna, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal inovasi produk kosmetik berbasis sumber daya alam.

Baca Juga : Road to Milad Farmasi UMI ke-25: Innovation Pharmacist Product Expo dan Talkshow Bersama Kepala BPOM Makassar

Pelaksanaan program dirancang dalam tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan dan penyuluhan, serta evaluasi.

Tahap pertama adalah sosialisasi, yang bertujuan memperkenalkan program, memberikan gambaran mengenai potensi bahan alam sebagai bahan baku kosmetik, serta membangun pemahaman awal siswa tentang pentingnya inovasi produk yang memanfaatkan sumber daya alam di sekitar.

Tahap kedua adalah pelatihan dan penyuluhan yang menjadi inti kegiatan. Pada tahap ini, siswa mendapatkan edukasi mengenai pengenalan berbagai jenis kosmetik bibir, seperti lipstik, lip tint, lip cream, dan produk bibir lainnya. Peserta juga diperkenalkan dengan perbedaan formulasi lip tint berbasis air (water-based) dan berbasis krim (cream-based), serta potensi buah naga merah dan stroberi sebagai sumber pewarna alami.

Baca Juga : Pesan Prof Hambali Thalib Dalam Acara Wisuda UMI Periode II Tahun 2026

Puncak kegiatan pelatihan dilaksanakan pada 1 November 2026. Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik formulasi eco-liptint. Pendekatan praktik ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan pemahaman siswa mengenai proses pengembangan produk kosmetik sederhana berbasis bahan alam.

Tahap ketiga adalah evaluasi, yang dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Evaluasi juga menjadi bagian penting dalam mengukur ketercapaian tujuan program serta mengidentifikasi peluang pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang.

Melalui program ini, tim pengabdian UMI berharap siswa tidak hanya mengenal kosmetik sebagai produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga mampu memahami proses inovasi di balik pembuatannya. Pemanfaatan buah naga merah dan stroberi menjadi eco-liptint diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang potensi bahan alam untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.

Baca Juga : Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Universitas Muslim Indonesia Perkuat Sinergi Kembangkan Kekayaan Intelektual

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat *life skill* siswa SMA, menumbuhkan kreativitas, serta memperkenalkan peluang kewirausahaan sejak dini melalui pengembangan produk berbasis potensi lokal.

Dukungan Lembaga Pengabdian UMI dalam penyelenggaraan program ini menjadi bagian penting dalam mendorong kontribusi perguruan tinggi untuk menghadirkan kegiatan pengabdian yang edukatif, inovatif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

#UMI Makassar