Jumat, 23 Oktober 2026 14:56

Pemkab Gowa Dukung Latihan Kader Bela Negara KKRI, Menuju Indonesia Emas 2045

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemkab Gowa Dukung Latihan Kader Bela Negara KKRI, Menuju Indonesia Emas 2045

Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Pertahanan, jajaran TNI, dan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat pembinaan karakter serta wawasan kebangsaan generasi muda. Para peserta merupakan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter menghadiri Pembukaan Latihan Kader Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Rindam XIV/Hasanuddin Pakatto Kecamatan Bontomarannu, Jumat (23/10).

Andy Azis mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa mendukung pelaksanaan kegiatan Latihan Kader Bela Negara KKRI ini. Menurutnya Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, memiliki jiwa nasionalisme, serta berkomitmen terhadap bangsa dan negara.

Dirinya harapannya agar kegiatan pendidikan dan pelatihan bela negara tersebut dapat memberikan manfaat bagi para siswa, khususnya peserta didik tingkat SMA/SMK di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Pemkab Gowa Evaluasi Kinerja PPID

“Pemerintah Kabupaten Gowa berharap anak-anak kita, khususnya siswa-siswi tingkat SMA/SMK, dapat memperoleh pendidikan dan pembinaan yang sesuai dengan cita-cita bangsa dan negara” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan bahwa pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita berharap dari Gowa akan lahir generasi-generasi bangsa yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Plt Bupati Gowa Tekankan Sinergi Pembangunan Daerah

Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pihak sekolah, guru, hingga orang tua siswa. Sinergi tersebut diperlukan agar para peserta didik memperoleh motivasi dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab.

“Kami berharap para orang tua siswa, guru, dan seluruh pihak terkait dapat memberikan motivasi serta dukungan kepada siswa-siswi untuk mengikuti dan mendukung program pendidikan dan pelatihan kader bela negara ini,” tambahnya.

Melalui kegiatan Latihan Kader Bela Negara KKRI Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan para peserta dapat menumbuhkan semangat persatuan, cinta tanah air, tanggung jawab, dan kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga : Diskominfo-SP Gowa Libatkan TP PKK Tingkatkan Partisipasi Masyarakat untuk Maksimalkan SP4N-LAPOR

“Pemerintah Kabupaten Gowa juga berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan siap mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional menuju Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, dalam amanatnya mengatakan bahwa saat membuka Latihan Kader Bela Negara KKRI ini mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai upaya mempersiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme dalam menghadapi tantangan masa depan.  

“Tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan anak-anak kita, khususnya siswa-siswi sekolah menengah atas, agar serius menyiapkan masa depan mereka. Sebab, masa depan mereka adalah masa depan bangsa. Pada usia ini, mereka berada dalam masa yang sangat menentukan sehingga harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Luhut. 

Baca Juga : Darmawangsa Sambut Positif Penunjukan Gowa Gelar Event Nasional Expo UMKM Haji

Apalagi generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks dan dinamis, terutama dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta teknologi informasi.

Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat membawa dampak negatif apabila tidak dimanfaatkan secara bijak. Penggunaan teknologi yang berlebihan berpotensi mengurangi kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, lingkungan sosial, pendidikan, dan tanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan.

“Teknologi dan AI memberikan dampak positif, tetapi kita juga harus mewaspadai dampak negatifnya. Jangan sampai anak-anak kita terlena, lupa belajar, lupa kepada orang tua, keluarga, dan teman, bahkan melupakan masa depan mereka sendiri serta masa depan bangsa dan negara,” tegasnya.

Baca Juga : Bersama Danrem dan Dandim, Wakil Bupati Gowa Resmi Buka TMMD ke-130 di Bontonompo

Selain perkembangan teknologi, tantangan saat ini adalah menjauhkan pelajar dalam aksi kekerasan, kerusuhan, maupun aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban dan membahayakan masa depan generasi saat ini.

Oleh karena itu, melalui Latihan Kader Bela Negara KKRI, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki ketahanan diri, budi pekerti luhur, kedisiplinan, serta tidak kehilangan identitas dan jati diri sebagai bangsa Indonesia di tengah arus perkembangan teknologi dan perubahan budaya.

“Tugas utama pelajar adalah belajar, Anak-anak sekolah harus fokus belajar, belajar, dan belajar. Mereka harus patuh kepada orang tua dan guru serta tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Kita ingin mereka menjadi generasi yang tangguh, memiliki karakter, dan mampu menjaga jati diri bangsa,” ungkapnya.

Baca Juga : Bersama Danrem dan Dandim, Wakil Bupati Gowa Resmi Buka TMMD ke-130 di Bontonompo

Dirinya juga berharap melalui kegiatan Latihan Kader Bela Negara KKRI ini, Para pelajar mampu menjadi generasi muda yang disiplin, berintegritas, memiliki semangat cinta tanah air, bijak dalam memanfaatkan teknologi, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Pembinaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Pertahanan, jajaran TNI, dan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat pembinaan karakter serta wawasan kebangsaan generasi muda. Para peserta merupakan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Gowa.

#Pemkab Gowa