Rabu, 21 Oktober 2026 18:47

Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno
Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno

Telkom menyiapkan percepatan buyback saham maksimal Rp4 triliun. Hingga 19 Oktober 2026, sisa alokasi dana program masih lebih dari Rp3 triliun.

RAKYATKU.COM,JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berencana mempercepat pelaksanaan program pembelian kembali saham atau buyback dengan alokasi maksimal Rp4 triliun. Program yang telah memperoleh persetujuan pemegang saham tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan modal dan menciptakan nilai jangka panjang.

Berdasarkan keterangan resmi Telkom, program buyback disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Juni 2026. Periode pelaksanaannya berlangsung selama 12 bulan, terhitung sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.

Hingga 19 Oktober 2026, sisa alokasi dana buyback yang tersedia masih lebih dari Rp3 triliun.

Baca Juga : Perkuat Ekosistem AI Indonesia, Veranita Yosephine Sebut Infrastruktur dan Kolaborasi Jadi Kunci Utama

Rencana percepatan tersebut akan mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain kondisi pasar, posisi kas perusahaan, serta kebutuhan operasional dan investasi. Pelaksanaan program juga tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, mengatakan evaluasi terhadap program buyback dilakukan dengan tetap mengedepankan disiplin dalam pengelolaan modal. Langkah ini sejalan dengan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.

Menurut Nanang, program pembelian kembali saham merupakan salah satu bentuk keyakinan perusahaan terhadap nilai bisnis Telkom, sekaligus mendukung transformasi TelkomGroup melalui strategi TLKM 30.

Baca Juga : ​Bawa Inovasi Autonomous AI, BATIC 2026 Hadirkan Terobosan ignitePRO untuk Enterprise

Strategi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan meningkatkan nilai perusahaan bagi para pemegang saham.

Buyback Gunakan Kas Internal

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Angelo, menjelaskan bahwa pelaksanaan buyback akan tetap memperhatikan prioritas alokasi modal dan kemampuan arus kas perusahaan.

Baca Juga : Sinyal Pulih Dalam Tiga Hari, TelkomGroup Tuntaskan Pemulihan Jaringan dan Salurkan Bantuan Gempa NTT

Program ini didanai menggunakan kas internal Telkom. Karena itu, perusahaan mempertimbangkan kebutuhan likuiditas dan prioritas penggunaan dana agar fleksibilitas keuangan tetap terjaga.

Angelo menegaskan, setiap keputusan terkait penggunaan modal harus selaras dengan strategi bisnis perusahaan serta mempertimbangkan kondisi keuangan dan prospek usaha ke depan.

Pendekatan tersebut dilakukan agar program buyback dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pendanaan operasional dan investasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Baca Juga : Perkuat Kepemimpinan Digital Masa Depan, Telkom Sabet Penghargaan Lestari Award 2026

Dukung Transformasi TelkomGroup

Selain menyiapkan percepatan buyback, Telkom terus menjalankan transformasi organisasi menuju model Strategic Holding dengan struktur Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo).

Transformasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menata portofolio bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional.

Baca Juga : Batam Resmi Jadi Gerbang Digital Baru, TelkomGroup Hadirkan Kabel Bawah Laut NCC untuk Cloud dan AI

Telkom juga mengarahkan berbagai inisiatif transformasi untuk memperkuat margin EBITDA serta menjaga pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Melalui kombinasi disiplin alokasi modal, penataan portofolio, dan peningkatan efisiensi, perusahaan berupaya memperkuat fondasi bisnis sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham.

Meski demikian, realisasi percepatan buyback tetap bergantung pada pertimbangan kondisi pasar, ketersediaan kas, kebutuhan investasi, dan ketentuan yang berlaku.

#telkom indonesia #buyback saham Telkom #buyback Telkom Rp4 triliun #saham TLKM #harga saham TLKM #PT Telkom Indonesia #Nanang Hendarno #Angelo Telkom #RUPST Telkom 2026 #program pembelian kembali saham #strategi TLKM 30 #transformasi TelkomGroup #investasi saham Telkom #alokasi modal Telkom #kinerja keuangan Telkom