Selasa, 20 Oktober 2026 23:07

Pelatihan Vokasi di Wajo Buka Peluang bagi Penyandang Disabilitas, Dua Peserta Lulus Uji Kompetensi

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pelatihan Vokasi di Wajo Buka Peluang bagi Penyandang Disabilitas, Dua Peserta Lulus Uji Kompetensi

Dengan demikian, pelatihan vokasi tidak hanya menjadi sarana memperoleh sertifikat kompetensi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang terampil, mandiri, dan memiliki kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

RAKYATKU.COM, WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui program pelatihan vokasi. Upaya tersebut turut membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Hal ini ditunjukkan melalui keberhasilan dua peserta penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Wajo. Keduanya dilaporkan telah lulus uji kompetensi setelah mengikuti proses pelatihan.

Kepala BLK Wajo, Ahmad Adam, menyampaikan laporan penyelenggaraan Orientasi Pelatihan Vokasi Nasional Kementerian Ketenagakerjaan RI bersama Pemerintah Kabupaten Wajo di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga : AIA Resmikan Kantor DPC Gerindra Wajo, Andi Rosman Ajak Kader Utamakan Soliditas dan Musyawarah

Dalam kegiatan itu, Ahmad Adam memperkenalkan kedua peserta kepada para tamu undangan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pelatihan vokasi yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan kemampuan.

“Dan ternyata penerimaannya sangat bagus, terbukti bahwa mereka lulus uji kompetensi kemarin,” ujar Ahmad Adam.

Ia menjelaskan, kedua peserta mampu mengikuti proses pembelajaran dan menunjukkan penguasaan keterampilan yang dipelajari. Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa kesempatan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dapat dimanfaatkan oleh penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi diri.

Baca Juga : Wajo Raih Prestasi di Sulsel, Juara II Kirab Swasembada Pangan

Program pelatihan vokasi diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, Arsad, menegaskan bahwa pelatihan vokasi nasional diarahkan untuk membantu peserta memperoleh pekerjaan atau mengembangkan usaha mandiri.

Pelaksanaan program tersebut membutuhkan sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat selaras dengan kebutuhan lapangan kerja.

Baca Juga : Bupati Wajo Andi Rosman Raih PWI Awards, Diapresiasi atas Inovasi Pembiayaan Sektor Pangan

Melalui kolaborasi tersebut, pelatihan vokasi diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan kompetensi, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai bidangnya.

Bagi penyandang disabilitas, akses terhadap pelatihan dan kesempatan kerja yang setara menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi serta partisipasi yang lebih luas dalam pembangunan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani, yang mewakili Bupati Wajo, turut menekankan pentingnya manfaat nyata dari pelaksanaan pelatihan vokasi.

Baca Juga : Kumpulkan Botol Plastik, Warga Wajo Berpeluang Umrah lewat Gerakan PISOTA

Keberhasilan program, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perlu dilihat dari sejauh mana keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan setelah menyelesaikan pelatihan, baik untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Pemerintah Kabupaten Wajo berharap program pelatihan vokasi dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.

Kelulusan dua peserta penyandang disabilitas di BLK Wajo menjadi salah satu capaian yang menunjukkan pentingnya akses pelatihan yang terbuka bagi semua kalangan.

Baca Juga : Bupati Wajo Apresiasi Dukungan Mentan, Puluhan Infrastruktur dan Alsintan Disiapkan untuk Petani

Ke depan, penguatan pelatihan berbasis kompetensi diharapkan dapat berjalan seiring dengan perluasan akses informasi lowongan kerja, kemitraan dengan dunia usaha, serta dukungan bagi peserta yang ingin mengembangkan usaha mandiri.

Dengan demikian, pelatihan vokasi tidak hanya menjadi sarana memperoleh sertifikat kompetensi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang terampil, mandiri, dan memiliki kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan daerah. 

Penulis : Abd Rasyid. MS
#pemkab wajo