Selasa, 13 Oktober 2026 20:16

Bersama Danrem dan Dandim, Wakil Bupati Gowa Resmi Buka TMMD ke-130 di Bontonompo

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bersama Danrem dan Dandim, Wakil Bupati Gowa Resmi Buka TMMD ke-130 di Bontonompo

"Gowa ini kuat karena kebersamaannya. Selama kita kompak, pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat, tidak ada pekerjaan yang berat. Semangat Rewako Gowa harus kita tunjukkan dalam pelaksanaan TMMD ini,"

RAKYATKU.COM, GOWA - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan pentingnya sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Darmawangsyah saat memimpin upacara pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Sepak Bola Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Selasa (13/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Darmawangsyah bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Komandan Upacara Kapten Arm Santoso dan Perwira Upacara Kapten Inf Sudarno.

Pembukaan TMMD turut dihadiri Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf Robinson Tallupadang, Dandim 1409/Gowa Letkol Arm Sapari, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, personel Satgas gabungan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, serta pelajar dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga : Darmawangsyah Muin dan Forkopimda Kompak Biasakan Safari Subuh

Rangkaian pembukaan ditandai dengan penyerahan peralatan kerja berupa sekop, linggis, dan cangkul, penyematan pita kepada anggota Satgas TMMD, serta penandatanganan berita acara pembukaan program Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan TMMD yang menyasar pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.

Dalam sambutannya, Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1409/Gowa, yang telah menetapkan wilayah Kabupaten Gowa sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai TMMD menjadi salah satu bentuk kolaborasi strategis untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 1409/Gowa, yang telah memilih Desa Barembeng sebagai lokasi pelaksanaan TMMD ke-130 tahun ini," ujar Darmawangsyah.

Baca Juga : Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Dilantik Jadi Ketua HKTI

Ia menjelaskan, pelaksanaan TMMD tahun ini dipusatkan di Dusun Bontomanai, Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo, dengan dukungan anggaran sebesar Rp1,5 miliar.

Sejumlah sasaran fisik yang menjadi prioritas meliputi pembukaan jalan baru sepanjang 2,3 kilometer, pembangunan struktur talud, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan sarana air bersih melalui pembangunan sumur bor.

Menurut Darmawangsyah, pembangunan tersebut diharapkan mampu membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau, memperlancar mobilitas dan transportasi masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi warga. Ketersediaan jalan dan sarana air bersih juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BPN Teken Kerja Sama Integrasi Data Pertanahan dan Data Perpajakan Daerah

"TMMD ini bukan sekadar program pembangunan fisik, bukan hanya membangun jalan atau memperbaiki fasilitas umum. Lebih dari itu, TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. TNI hadir, tinggal, dan bergotong royong bersama masyarakat. Inilah kekuatan kita yang sebenarnya," tegasnya.

Darmawangsyah juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif selama pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan personel TNI, tetapi membutuhkan keterlibatan warga agar pekerjaan dapat berjalan optimal dan hasilnya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

"TMMD ini hanya berjalan sekitar satu bulan. Sayang kalau semangatnya hanya dari TNI. Mari masyarakat ikut turun, ikut kerja bakti, dan bersama-sama menjaga hasil pembangunannya," katanya.

Baca Juga : TP PKK Gowa Dorong Keluarga Siaga Bencana dan Peduli Kebersihan Lingkungan

Selain sasaran fisik, TMMD ke-130 juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, dan pelayanan publik maupun sosial. Materi yang diberikan antara lain kesehatan, pencegahan stunting, pertanian, bela negara, serta pelayanan administrasi.

Darmawangsyah meminta masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menambah pengetahuan dan memperoleh akses pelayanan yang dibutuhkan. Ia menekankan bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan seluruh fasilitas yang dibangun melalui program TMMD. Menurutnya, hasil pembangunan akan memberikan manfaat jangka panjang apabila pemerintah desa dan masyarakat memiliki komitmen untuk merawatnya bersama.

Baca Juga : Ketua Dekranasda Gowa Hadiri Kriyanusa 2026, Dorong Kerajinan Lokal Tembus Pasar Nasional

"Jalan yang bagus dan fasilitas yang baik, kalau tidak kita rawat bersama, akan cepat rusak. Merawat itu lebih murah daripada membangun ulang," ujarnya.

Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf Robinson Tallupadang menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Ia menilai, keberhasilan program membutuhkan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat agar setiap sasaran pembangunan dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Baca Juga : Ketua Dekranasda Gowa Hadiri Kriyanusa 2026, Dorong Kerajinan Lokal Tembus Pasar Nasional

"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur jalan, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Robinson.

Melalui pelaksanaan TMMD ke-130 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap pembangunan infrastruktur di Dusun Bontomanai dan Desa Barembeng dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperluas akses masyarakat terhadap sarana dasar.

Darmawangsyah menegaskan bahwa kebersamaan merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, semangat Rewako Gowa harus diwujudkan melalui kerja sama nyata antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat.

Baca Juga : Ketua Dekranasda Gowa Hadiri Kriyanusa 2026, Dorong Kerajinan Lokal Tembus Pasar Nasional

"Gowa ini kuat karena kebersamaannya. Selama kita kompak, pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat, tidak ada pekerjaan yang berat. Semangat Rewako Gowa harus kita tunjukkan dalam pelaksanaan TMMD ini," ungkapnya.

Dengan kolaborasi tersebut, TMMD diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menjadi pendorong pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Gowa. 

#Darmawangsa Muin #Pemkab Gowa